Kebakaran di Merbabu dan Merapi, Bagaimana Nasib Elang Jawa?

Kompas.com - 25/08/2015, 14:30 WIB
Seekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) yang telah dipasangi wing marker (penanda sayap), banding (cincin bernomor seri), dan microchip, terbang meninggalkan kandang aklimatisasinya di Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (26/2/2013). Pelepasliaran tersebut ditujukan untuk menambah populasi sekaligus menjaga kelestarian Elang Jawa di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi tersebut.
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOSeekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) yang telah dipasangi wing marker (penanda sayap), banding (cincin bernomor seri), dan microchip, terbang meninggalkan kandang aklimatisasinya di Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (26/2/2013). Pelepasliaran tersebut ditujukan untuk menambah populasi sekaligus menjaga kelestarian Elang Jawa di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi tersebut.
|
EditorGlori K. Wadrianto
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran hutan di Gunung Merbabu dan Lereng Merapi sisi Magelang, Jawa Tengah yang terjadi beberapa waktu lalu dipastikan tidak sampai mengancam habitat Elang Jawa.

Namun demikian, Minggu depan petugas dari Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) akan melakukan pengamatan aktivitas, populasi, dan penyebaran burung bernama Latin Spizaetus Bartelsi ini.

"Ya memang kemarin ada kebakaran hutan di wilayah TNGM sisi lereng Magelang," ujar Irwan Yuniatmoko, Koordinator Pengendalian Ekosistem Hutan TNGM saat dihubungi Kompas.com, Selasa (25/8/2015).

Irwan menegaskan, lokasi kebakaran jauh dari habitat Elang Jawa. "Enggak mempengaruhi. Lokasinya jauh dari habitat Elang Jawa yang berada di Plawangan dan Tegalmulyo," kata dia.

Menurut dia, saat ini ada tiga ekor Elang Jawa di Gunung Merapi. Satu pasang diketahui berada di Bukit Plawangan dan satu ekor di Tegalmulyo. Diakuinya, pada awal tahun lalu terdeteksi Elang Jawa di Plawangan sudah bersarang. Namun Irwan belum bisa memastikan apakah hewan itu sudah bertelur atau belum.

"Sudah bersarang, namun kita belum berani pastikan bertelur atau tidak. Elang Jawa kan sensitif sekali, jadi kita tidak berani mendekat," ucap dia.

"Minggu depan akan dilakukan pengamatan di seluruh kawasan TNGM untuk melihat aktivitas, populasi dan sebaran Elang Jawa," kata dia lagi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.