Aktivitas Vulkanik Gunung Raung Menurun

Kompas.com - 18/08/2015, 15:51 WIB
Petani memeriksa lahan sayur di Bondowoso, Jawa Timur, dengan latar belakang letusan Gunung Raung, 13 Juli 2015. Sekitar 900 penerbangan dibatalkan beberapa hari ini akibat letusan Gunung Raung. AFP PHOTO / WIDARSHAPetani memeriksa lahan sayur di Bondowoso, Jawa Timur, dengan latar belakang letusan Gunung Raung, 13 Juli 2015. Sekitar 900 penerbangan dibatalkan beberapa hari ini akibat letusan Gunung Raung.
EditorCaroline Damanik
KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan aktivitas vulkanik Gunung Raung di Jawa Timur sudah semakin menurun sejak beberapa hari terakhir.

"Sejak lima hari terakhir terus mengalami penurunan aktivitas vulkaniknya," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho usai Bimbingan Teknis Data Informasi dan Humas BPBD se-Provinsi Bali di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa.

Menurut dia, aktivitas kegempaan di gunung berapi tertinggi kedua di Jawa Timur itu berdasarkan pengamatan seismik, tremor pada Selasa pagi, sudah menyentuh level dua milimeter.

"Sudah jauh sekali dibandingkan pada Juli hingga awal Agustus lalu yang bahkan menyentuh tremor 31 milimeter," imbuhnya.

Sutopo menjelaskan, semakin besar ukuran tremor, semakin besar pula semburan atau pasokan magma di perut bumi yang dimuntahkan ke permukaan.

"Pantauan satelit juga tidak ada menunjukkan peningkatan aktivitas," ucap dia.

Meski telah menurun, namun level siaga tiga pada gunung setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut ini belum diturunkan.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X