Pelajar SMA Kena Peluru Nyasar Saat Polisi Buru Pengguna Narkoba

Kompas.com - 18/08/2015, 15:11 WIB
Ilustrasi tembakan Ilustrasi tembakan
EditorCaroline Damanik
BONDOWOSO, KOMPAS.com - Seorang pelajar SMA di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, terkena terjangan peluru nyasar saat polisi sedang membidik tersangka kasus narkoba yang berusaha kabur.

Kapolres Bondowoso AKBP Djadjuli membantah bahwa dugaan bahwa kasus itu karena polisi salah tembak. Dia menegaskan bahwa korban terkena tembusan peluru.

"Waktu kejadian (Senin, 17 Agustus, malam), polisi mengejar dan menembak tersangka yang hendak kabur, namun pelurunya tembus kemudian mengenai korban," katanya di Bondowoso, Rabu (18/8/2015).

Dia menjelaskan bahwa malam itu, anggotanya tengah mengejar AR, pemakai narkoba, yang berusaha kabur saat hendak diperiksa. Peluru itu terkena bagian perut tersangka dan tembus hingga mengenai Rendi, pelajar kelas III SMAN 1 Bondowoso.

Rendi malam itu sedang membeli nasi goreng di depan markas Polres Bondowoso. Akibat terkena peluru itu, Rendi mengalami luka di kaki dan sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso, namun langsung bisa diperbolehkan pulang ke rumahnya.

"Sementara tersangka AR yang sudah lama menjadi target operasi polisi masih dirawat Rumah Sakit Umum Daerah Soebandi di Jember," kata Djadjuli.

Dia menegaskan bahwa selain menangani tersangka, pihaknya juga memeriksa anggotanya yang bertugas di bagian Reserse Narkoba untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau kesalahan prosedur hingga menyebabkan seseorang terkena peluru.

Sedikitnya, ada tiga senjata api milik anggota polisi yang sementara ditarik untuk kepentingan pemeriksaan oleh Propam Polres Bondowoso, sementara dari AR polisi menyita 0,20 gram sabu-sabu dan alat isapnya.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X