Pangdam V Brawijaya: Tak Ada Gerakan Komunis di Pamekasan

Kompas.com - 17/08/2015, 16:19 WIB
Atribut PKI yang dimusnahkan di depan rumah dinas Bupati Pamekasan, Minggu (16/8/2015). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANAtribut PKI yang dimusnahkan di depan rumah dinas Bupati Pamekasan, Minggu (16/8/2015).
|
EditorDesy Afrianti
SURABAYA, KOMPAS.com - Kodam V Brawijaya memastikan tidak ada ancaman gerakan komunis di Pamekasan. Ditemukannya atribut Partai Komunis Indonesia (PKI) saat acara karnaval akhir pekan lalu dinilai tidak berkaitan dengan isu kebangkitan PKI di Jawa Timur.

Menurut Panglima Kodam V/Brarijaya, Mayor Jenderal TNI Sumardi, gambar palu arit dalam karnaval tersebut hanya atribut rangkaian karnaval yang menceritakan perjuangan bangsa Indonesia dari masa penjajahan, kemerdekaan, hingga era pemberontakan G30SPKI. 

"Melalui karnaval, para pelajar mencoba menceritakan era penjajahan, kemerdekaan, hingga masa pemberontakan G30SPKI, jadi tidak ada upaya untuk menumbuhkan gerakan komunis," kata Sumardi seusai mengikuti upacara di gedung negara Grahadi Surabaya, Senin (17/8/2015).

Dia mengaku sudah mengimbau kepada seluruh jajaran Kodim untuk tetap waspada terhadap semua bentuk gerakan dan paham yang mengancam ideologi bangsa, yang sedang beredar di tengah-tengah masyarakat. (Baca: Atribut PKI di Pamekasan Dimusnahkan)

Atribut PKI dibawa salah satu kelompok peserta karnaval dalam rangka HUT ke-70 Kemerdekaan RI yang digelar Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (15/8/2015) lalu.

Mereka membawa atribut berlambang PKI, seperti bendera berukuran dua meter persegi, logo PKI, dan gambar tokoh-tokoh PKI. 

Atribut itu diperagakan di hadapan Bupati, Wakil Bupati, pimpinan Polres dan Kodim, serta pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Kabupaten Pamekasan dalam sebuah aksi teatrikal tentang kekejaman PKI.

Kompas TV Buat Grafiti Palu Arit, 3 Mahasiswa Diamankan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

Regional
Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan 'Kesurupan' hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan "Kesurupan" hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Regional
5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

Regional
Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Regional
Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Regional
Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Regional
Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Regional
Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Regional
Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Regional
Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Regional
Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Regional
Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Regional
Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Regional
Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X