Kompas.com - 14/08/2015, 19:42 WIB
Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, Jumat (14/8/2015). KOMPAS.com/Yohanes Kurnia IrawanGubernur Kalimantan Barat, Cornelis, Jumat (14/8/2015).

PONTIANAK, KOMPAS.com – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan ke Kalimantan Barat untuk memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 pada tanggal 22 Agustus 2015 mendatang. Jokowi rencananya akan membuka Karnaval Khatulistiwa dalam rangkaian peringatan HUT RI yang akan dipusatkan di Sungai Kapuas, Pontianak.

Informasi kedatangan Jokowi dipastikan oleh Gubernur usai memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (14/8/2015). Kepastian tersebut diungkapkan Cornelis ketika dirinya menerima penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden di Istana Negara beberapa waktu yang lalu. (Baca juga: Jokowi Akan Hadiri Karnaval Khatulistiwa di Pontianak)

“Kemarin di Jakarta beliau bisik-bisik sama saya sambil salaman, katanya beliau akan datang ke Kalbar" kata Cornelis, Jumat (14/8).

Pontianak sebagai Ibukota Kalimantan Barat akan menjadi lokasi puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik ke-70 dengan tajuk Karnaval Khatulistiwa. Acara ini akan memadukan karnaval darat dan laut yang diselenggarakan 22 Agustus mendatang.

Titik awal untuk acara karnaval darat akan dimulai dari halaman depan kantor Gubernur Kalbar di Jalan Ahmad Yani, dan berakhir di Taman Alun Kapuas. Selanjutnya Presiden Joko Widodo akan dibawa ke Masjid Jami dan melepas para peserta karnaval air. Khusus untuk karnaval air, akan melibatkan seluruh potensi transportasi air yang ada di Kalbar.

“Mulai dari kapal klotok sampai dengan perahu kecil akan ikut terlibat. Semua instansi yang memiliki kapal juga akan ikut serta, mulai dari TNI AL sampai dengan Bea Cukai, juga akan ikut serta, diperkirakan jumlah yang akan ikut bisa mencapai ribuan,” ucap Cornelis.

Acara Karnaval Khatulistiwa rencanananya akan dilaksanakan dengan meriah. Namun, di balik kemeriahan tersebut, Cornelis meminta agar biaya yang dikeluarkan tidak boros. “Kalau bisa diselenggarakan dengan meriah, tetapi tidak boros,” ujarnya.

Kabid Humas Pemprov Kalbar, Numsuan Madsun mengatakan, terpilihnya Pontianak salah satunya untuk mengembangkan potensi wisata air yang sudah dicanangkan oleh Bapenas. Pontianak juga akan menjadi daerah yang ditunjuk pertama kali sejak Indonesia merdeka dirayakan di luar Jakarta.

Dalam karnaval tersebut rencananya seluruh provinsi di Indonesia akan ikut ambil bagian. Selain itu, 14 kabupaten/kota yang ada di Kalbar juga turut memeriahkan kegiatan tersebut. Bahkan, desain kendaraan yang akan mengikuti karnaval akan dibuat khusus.

"Kurator asal Singapura sengaja didatangkan untuk mendesain kendaraan-kendaraan yang akan ikut serta dalam karnaval", kata Numsuan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X