Kompas.com - 13/08/2015, 21:25 WIB
Pemandangan didalam Lapas Ambarawa kompas.com/ syahrul munirPemandangan didalam Lapas Ambarawa
|
EditorFarid Assifa
AMBARAWA, KOMPAS.com — Fakta-fakta menarik seputar kasus peredaran narkoba jenis sabu di Lapas Ambarawa terpapar di dalam sidang Pengadilan Negeri (PN) Ungaran baru-baru ini. Salah satunya adalah modus membenamkan sabu ke dalam saus botolan yang kemudian dikirimkan pengunjung ke dalam lapas.

"Kemarin itu ada kesaksian pembawa sabu dari luar ke dalam yang dikamuflase di dalam saus sambal. Ini ada kesengajaan atau kelengahan? Kendati lengah, petugasnya pun tetap kena (sanksi)," ungkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, Dwi Agus, Kamis (13/8/2015).

Dia menegaskan tidak mau kecolongan lagi dengan masuknya narkoba ke dalam lapas yang menjadi tanggung jawabnya. Oleh karena itu, ia akan memperketat pengawasan dan penjagaan untuk mengantisipasi masuknya narkoba, termasuk memberikan sanksi terhadap petugas jaga yang lengah atau terlibat.  

"Kita harus waspada untuk penanggulangan narkoba sebab itu bahaya laten. Bukan hanya di luar, di dalam pun (penanggulangan) harus kita lakukan dengan terus memperketat pengawasan dan penjagaan," ujarnya.

Menurut Agus, kasus sabu di lapas itu terbongkar karena petugas pintu utama (P2U) mencurigai adanya barang di dalam saus yang rutin dikirim ke lapas. Setelah dibongkar, ternyata di dalam saus terdapat bungkusan berisi sabu. Temuan itu dilaporkan ke Polsek Ambarawa, dan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan hingga menemukan 7 narapidana yang positif mengonsumsi sabu.

"Rupanya sudah lima hingga tujuh kali masuk. Yang terakhir ketahuan. Ini terbongkar karena petugas kami punya integritas tinggi," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X