Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/08/2015, 17:59 WIB
Kontributor Medan, Mei Leandha

Penulis

MEDAN, KOMPAS.com - Aksi kriminalitas pembegalan kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Kali ini, Dona Ester Hutagalung (38), warga Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan yang menjadi korban.

Wartawati sebuah harian di Medan itu dirampok di Jalan Kapten Pattimura, sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu (9/8/2015). Dia terjatuh dari sepeda motor saat dirampok. Akibatnya, Dona terluka di bagian kepala, dan mendapat 10 jahitan di Rumah Sakit Boloni, Jalan Mongonsidi.

Perampokan terjadi usai Dona mengantarkan rekannya ke stasiun kereta api Medan, dinihari.   Selanjutnya, dia pulang sendiri mengendarai sepeda motor menuju rumah kosnya di Jalan Pasar 1, Padang Bulan.

Saat melintas di Jalan Pattimura, tiba-tiba dua begal datang dengan berboncengan, dan lalu salah satunya menendang sepeda motor Dona. Dona pun tersungkur ke aspal. Sesaat kemudian, para perampok lalu mengambil tas, yang di dalamnya berisi telepon selular dan sejumlah surat berharga.

"Pas melintas di Jalan Pattimura tiba-tiba aku sudah terpelanting ke aspal. Tas ku sudah tak ada lagi. Aku bangkit, langsung ke rumah sakit naik sepeda motor," ungkap Dona sambil berbaring di ruang Anggrek 2.

Terlihat, luka lecet memenuhi sekujur tubuh Dona. Luka terparah ada di bagian kening. "Kening ini paling parah, 10 jahitan. Bibir pecah, kaki dan tangan lecet-lecet," kata dia.

Menanggapi kejadian ini, Kasat Reskrim Mapolresta Medan Kompol Aldi Subartono tak berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan akan menjenguk Dona secepatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com