Liang Lahad untuk Jasad Rian Telah Disiapkan di Brebes

Kompas.com - 07/08/2015, 12:48 WIB

Warga menggali liang lahat yang rencananya akan digunakan untuk memakamkan Hayriantira di Desa Banjar Lor, Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah.   
Kompas.com/Ari Himawan Sarono Warga menggali liang lahat yang rencananya akan digunakan untuk memakamkan Hayriantira di Desa Banjar Lor, Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BREBES, KOMPAS.com — Kedatangan jenazah Hayriantira yang ditemukan tewas di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat, kini tengah dinantikan di Desa Banjar Lor, Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah. Puluhan kursi, meja, dan tenda mulai ditata keluarga Rian, demikian Hayriantira biasa disapa, di depan rumah itu, Jumat (7/8/2015).

Menurut paman Rian, Slamet Riyadi (53), pihak keluarga mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk keperluan pemakaman setelah mendapatkan kabar jenazah akan dimakamkan di Brebes sejak hari Kamis (6/8/2015) kemarin.

"Kita sudah mempersiapkan liang lahad di pemakaman desa. Kini keluarga hanya bisa pasrah meski awal pertama mendengar kejadian tersebut kami sangat terpukul," kata Slamet.

Slamet menceritakan, anak kedua pasangan Hadi Siswanto dan Rukimah ini sejak kecil ikut bersama ibunya di Pondok Kopi, Jakarta, hingga lulus kuliah. Setelah lulus kuliah dan bekerja serta hidup mandiri, ibu Rian, Rukimah, sejak 2007 bermukim di Brebes.

"Setiap setahun sekali Rian pulang menengok ibunya, terakhir mudik ya tahun 2014 lalu, tetapi sendirian," ujar Slamet.

Slamet menambahkan, setiap kali pulang, Rian selalu mencari tanah persawahan untuk dibeli agar menjadi tabungan pada masa depan. Sudah empat kali Rian membeli sawah di desa itu untuk ditanami padi. "Kalau luasnya kurang tahu ya," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Rian dinyatakan hilang sejak November 2014. Keluarga berusaha mencari dan akhirnya melapor ke polisi pada April 2015. Saat hilang, Rian tercatat bekerja sebagai asisten bagi Presiden Direktur XL saat itu, Hasnul Suhaimi. Saat ini jabatan presiden direktur dipegang oleh Dian Siswarini.

Setelah ditelusuri, Rian ternyata diduga dibunuh oleh teman dekatnya, AK, pada Kamis (30/10/2014) di Garut, Jawa Barat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Regional
KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

Regional
Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Regional
Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Regional
91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

Regional
Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Regional
Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Regional
Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Regional
Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Regional
Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Regional
Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Regional
Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Regional
Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Regional
WN Afghanistan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

WN Afghanistan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X