Kompas.com - 06/08/2015, 19:15 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
|
EditorFarid Assifa
KUPANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengamankan empat orang pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kota Kupang yang masuk dalam jaringan penjambret.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota Komisaris Dede Rochmana mengatakan, empat orang pelaku tersebut, dalam melancarkan aksinya, kerap berbagi tugas dan wilayah operasi, serta target utama mereka yakni para wanita.

“Aksi mereka selama ini sudah sangat meresahkan warga Kota Kupang. Para pelaku yang masih di bawah umur ini berbagi tugas dan wilayah, serta mengincar wanita yang sedang bepergian pada malam hari, antara pukul 19.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita, dengan cara membuntuti pakai sepeda motor,” kata Dede, Kamis (6/8/2015).

Para pelajar ini pun, lanjut Dede, nekat melakukan aksi penjambretan pada jam-jam ramai di sekitar pusat perbelanjaan dan mal. Dede menyebutkan para pelaku masing-masing berinisial VA, KW, GG dan BA.

“Sudah ada 12 laporan polisi yang diterima terkait kasus penjambretan. Rata-rata pelaku masih di bawah umur dan hanya satu saja yang dewasa, yakni berusia 18 tahun. Mereka ini pelajar di sejumlah sekolah yang ada di kota kupang,” beber Dede.

Hasil dari penjambretan, lanjut Dede, digunakan hanya untuk berfoya-foya. Kini, polisi masih melacak keberadaan satu orang tersangka lain yang berhasil lolos dari pengejaran polisi.

“Selain menangkap para pelaku, kita juga amankan beberapa barang bukti berupa telepon genggam merk Samsung lima unit dan merek Nokia, BlackBerry serta iPhone masing-masing satu unit. Masyarakat yang merasa menjadi korban dari penjambretan diharapkan untuk segera melaporkan dan berkoordinasi dengan kasat Reskrim untuk didata dan diproses sesuai prosedur yang berlaku,” kata Dede.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X