Putus Cinta, Pemuda Ini Unggah Foto Bugil Mantan Pacar di Facebook

Kompas.com - 06/08/2015, 15:40 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorFarid Assifa
MAGELANG, KOMPAS.com — Nuri Utomo alias Tomo alias Gembul (20) nekat mengunggah foto bugil mantan kekasihnya di akun Facebook lantaran sakit hati setelah hubungan cinta mereka diputuskan secara sepihak. Foto-foto itu diunggah di halaman akun pribadi mantan kekasihnya, berinisial SUH (14), warga Klodran, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, setelah dibajak oleh Tomo.

Atas perbuatan itu, Tomo dilaporkan orangtua korban ke Polres Magelang. Saat diperiksa, Tomo mengatakan bahwa ia nekat mengunggah foto selfie bugil korban lantaran jengkel setelah korban yang masih duduk di bangku SMP memutuskan hubungan mereka. Terlebih lagi, mantan kekasihnya itu kini sudah memiliki kekasih baru.

"Jengkel karena dia (korban) sudah putusin saya. Dia punya kekasih baru. Saya unggah dua kali, pertama 14 kali, dan yang kedua sembilan kali menggunakan telepon seluler," ucap Tomo saat gelar perkara di Mapolres Magelang, Jawa Tengah, Kamis (6/8/2015).

Pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai buruh batu bata itu juga mengaku telah berhubungan intim dengan korban saat mereka masih berpacaran. Perbuatan itu dilakukan di tempat berbeda, seperti di rumah kosong di sebuah SMP di Desa Donorejo, di belakang warung dekat rumah pelaku, dan di rumah pelaku sendiri di Dusun Citran, Desa Donorejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

"Melakukan itu (hubungan intim) 22 kali selama 21 hari," beber Tomo.

Menurut Tomo, ia berkenalan dengan korban melalui jejaring sosial Facebook pada 16 Agustus 2014. Setelah intens melakukan komunikasi, keduanya menjalin hubungan percintaan pada 18 Agustus 2014.

Kepala Bagian Humas Polres Magelang AKP Edi Sukrisna menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah orangtua korban melaporkan bahwa foto-foto anaknya telah tersebar di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Orangtua korban juga melaporkan perbuatan pelaku yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap korban.

"Dari laporan orangtua korban, kami langsung melakukan penyidikan dan pengembangan hingga akhirnya kami bekuk pelaku di rumahnya tanpa perlawanan," ujar Edi.

Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku telah melakukan perbuatan asusila tersebut. Pelaku mengunggah 23 foto selfie korban yang sedang tanpa busana ke akun pribadi korban. Bahkan, pelaku membeberkan bahwa dirinya dan korban melakukan hubungan intim pada Desember 2014-16 Mei 2015.

"Selama pacaran, mereka saling tukar password akun Facebook. Jadi, pelaku dengan mudah menyalahgunakan akun korban. Pelaku berhasil mengganti nama akun korban menjadi bernama 'Hilangnya Tragedi'. Pelaku pun leluasa mengunggah foto-foto bugil korban, seolah korban sendiri yang mengunggah foto tersebut," kata Edi.

Pasal berlapis

Dari tangan pelaku, kata Edi, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga telepon seluler yang diduga dipakai untuk mengunggah foto-foto korban. Edi menegaskan, pelaku akan dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 29 jo 37 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dan atau Pasal 45 ayat 1 jo 52 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Ancaman hukuman masing-masing UU berbeda, untuk UU Perlindungan Anak maksimal 15 tahun penjara, UU Pornografi maksimal 12 tahun penjara, sedangkan UU ITE paling lama 6 tahun penjara," urai Edi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Tenggelam, Alat Kerja Milik Wartawan Istana Terendam Air Laut

Kapal Tenggelam, Alat Kerja Milik Wartawan Istana Terendam Air Laut

Regional
Wisatawan Jakarta yang Hilang Terseret Ombak Pantai Sawarna Ditemukan Tewas

Wisatawan Jakarta yang Hilang Terseret Ombak Pantai Sawarna Ditemukan Tewas

Regional
Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Regional
Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X