Menteri Susi: Boleh Tangkap dan Langsung Tenggelamkan Kapal Ilegal

Kompas.com - 04/08/2015, 16:02 WIB
Mentri KKP Susi Pudjiastuti KOMPAS.com/SRI LESTARIMentri KKP Susi Pudjiastuti
|
EditorCaroline Damanik

KUTA, KOMPAS.com
— Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa Indonesia bisa menangkap kapal ilegal yang masuk ke perairan Indonesia dan tidak mampu menunjukkan dokumen resmi. Kapal-kapal yang diketahui melakukan pencurian ikan atau illegal fishing itu akan langsung ditenggelamkan.

Hal ini disampaikan Susi saat acara rapat Monitoring dan Evaluasi Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam (Monev GNP-SDA) di Kuta, Bali.

"Saya akan tegakkan Undang-Undang Perikanan. Saya akan eksekusi Undang-Undang Perikanan bahwa kita boleh tangkap dan langsung tenggelamkan (kapal ilegal)," kata Susi, Selasa (4/8/2015).

Dia juga meminta kepada semua pihak terkait agar memaklumi kebijakannya. Jika tidak, maka merugikan pihak Indonesia karena tidak ada efek jera. Jika terus terjadi pencurian ikan, maka nelayan Indonesia akan sengsara dan tidak bisa menikmati kekayaan negerinya.

"Saya mohon agar semua mengerti. Kalau tidak, Indonesia miskin, Indonesia akan menjadi imigran. Drafnya sudah tinggal ditandatangani. Nanti kita bisa tenggelamkan langsung (kapal) pada saat kita menangkap mereka. Ini penting agar tidak berlarut-larut penyelesaiannya," tegasnya.

Tindakan tegas ini, menurut Susi, sangat mendesak dilakukan oleh Pemerintah Indonesia yang ingin menonjolkan kemaritiman sebagai masa depan peradaban bangsa. Jika tidak ada tindakan tegas dan nyata, selama ini yang terjadi di pengadilan saat proses hukum penangkapan kapal ilegal tidak sesuai harapan. Pasalnya, jika pengadilan barang bukti dilelang, yang membeli adalah rekan-rekan dari pemilik kapal yang ditangkap itu.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda NTB Ancam Copot Kapolres yang Tak Bisa Kendalikan Penularan Covid-19

Kapolda NTB Ancam Copot Kapolres yang Tak Bisa Kendalikan Penularan Covid-19

Regional
4.720 Vaksin Sinovac Tiba di Palopo, Tenaga Kesehatan Tepuk Tangan

4.720 Vaksin Sinovac Tiba di Palopo, Tenaga Kesehatan Tepuk Tangan

Regional
Gubernur NTB Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua: Alhamdulillah, Badan Terasa Lebih Segar...

Gubernur NTB Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua: Alhamdulillah, Badan Terasa Lebih Segar...

Regional
Tepis Takut, Tenaga Kesehatan Kampanye Vaksin dengan Kostum Virus

Tepis Takut, Tenaga Kesehatan Kampanye Vaksin dengan Kostum Virus

Regional
Perempuan Paruh Baya Tewas di Kontrakan Sengaja Dibunuh, Polres Sumedang Buru Pelaku

Perempuan Paruh Baya Tewas di Kontrakan Sengaja Dibunuh, Polres Sumedang Buru Pelaku

Regional
Kecelakaan Maut di Bantul, Bocah 14 Tahun Setir Kia Picanto Tabrak 8 Motor, 1 Tewas

Kecelakaan Maut di Bantul, Bocah 14 Tahun Setir Kia Picanto Tabrak 8 Motor, 1 Tewas

Regional
26 Suster dan 29 Karyawan Biara St. Anna Sleman Positif Covid-19

26 Suster dan 29 Karyawan Biara St. Anna Sleman Positif Covid-19

Regional
Selundupkan 66 Kg Sabu Modus Bantuan Covid-19, Bos Alidon Express Divonis 20 Tahun Penjara

Selundupkan 66 Kg Sabu Modus Bantuan Covid-19, Bos Alidon Express Divonis 20 Tahun Penjara

Regional
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Barang Tenggelam di Perairan Ambalawi, NTB

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Barang Tenggelam di Perairan Ambalawi, NTB

Regional
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Regional
Ganjar Cerita Pengalaman Mengantuk Usai Divaksin, Siswa SD: Soalnya Pak Gubernur Sudah Tua

Ganjar Cerita Pengalaman Mengantuk Usai Divaksin, Siswa SD: Soalnya Pak Gubernur Sudah Tua

Regional
Longsor di KM 6+200, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Tol Surabaya-Gempol

Longsor di KM 6+200, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Tol Surabaya-Gempol

Regional
Wagub Banten Ingatkan Warga, Keterisian Rumah Sakit di Banten Sudah 90 Persen

Wagub Banten Ingatkan Warga, Keterisian Rumah Sakit di Banten Sudah 90 Persen

Regional
Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Regional
Satgas Covid-19 Riau Sebut Ada Nakes Ragu Divaksin gara-gara Termakan Hoaks

Satgas Covid-19 Riau Sebut Ada Nakes Ragu Divaksin gara-gara Termakan Hoaks

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X