Kompas.com - 29/07/2015, 12:58 WIB
Salah satu Abdi Dalem Keraton saat menerangkan sejarah alat adu jangkrik milik Sri Sultan HBVII KOMPAS.com/ wijaya kusumaSalah satu Abdi Dalem Keraton saat menerangkan sejarah alat adu jangkrik milik Sri Sultan HBVII
|
EditorGlori K. Wadrianto
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Dalam pameran budaya Yogyakarta yang digelar di Kantor Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ada satu benda yang memiliki nilai sejarah dan tergolong menarik perhatian. Benda itu adalah alat adu jangkrik milik Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengkubuwono VII yang dibuat sekitar tahun 1877.

Alat adu jangkrik ini terbuat dari kayu yang di atasnya dilengkapi dengan beberapa bumbung bambu tempat menyimpan koleksi jangkrik. Selain itu, terdapat pula satu kotak panjang kecil sebagai tempat mengadu jangkrik.

"Ini alat adu jangkrik. Biasanya kan hanya kotak panjang, kalau ini lengkap dengan bumbung dari bambu dan kotak untuk mengadu," ujar Hadi Utomo (67), seorang Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat ditemui dalam pameran itu, Rabu (29/7/2015).

"Yang membuat Sultan HB VII sendiri. Ya sekitar tahun 1877, jadi sudah berapa tahun hingga saat ini?" kata dia.

Menurut Hadi, selain kuda dan ayam jago, Sultan HB VII juga menggemari koleksi jangkrik. Alat ini menjadi tempat untuk menyimpan sekaligus mengadu jangkrik. "Ya selain kuda, beliau juga koleksi jangkrik," ucapnya.

Bahkan setelah Sultan HB VII, alat adu jangkrik ini masih digunakan juga oleh Sultan HB VIII. Setelah itu, alat adu jangkrik ini disimpan di dalam keraton. Alat ini lalu hanya dikeluarkan ketika ada pameran-pameran khusus soal kerajaan-kerajaan di Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X