"Nyalon" lewat PPP, Pasangan Calon Bupati Ditolak KPU

Kompas.com - 28/07/2015, 11:54 WIB
Tony Herbiansyah, Bupati Kolaka Timur yang berorasi diatas mobil trontong. KOMPAS.com/SUPARMAN SULTANTony Herbiansyah, Bupati Kolaka Timur yang berorasi diatas mobil trontong.
|
EditorCaroline Damanik

KOLAKA TIMUR, KOMPAS.com - Kisruh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berdampak pada pilkada yang digelar di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Kolaka Timur. Buktinya, KPUD Kolaka Timur menolak berkas pasangan calon Bupati Tony Herbiansyah dan Andi Meria Nur.

Alasannya, berkas mereka dianggap tidak memenuhi persyaratan yang sudah ada. Salah satu persyaratan yang diajukan yakni kelengkapan formulir B1 KWK tidak terpenuhi sehingga KPU menolaknya.

"Dalam pengajuan pasangan calon tidak memasukkan formulir B1 KWK Parpol tentang keputusan atau persetujuan Parpol dukungan tingkat pusat. Makanya, PPP digugurkan dukungannya karena tidak lengkap," ungkapnya, Selasa (28/7/2015).

Sebelumnya, saat proses penyerahan dukungan, PPP telah menyerahkan dukungannya kepada KPU. Saat itu, Andi Meria Nur sebagai Ketua PPP Koltim dan Sekretarisnya menandatangani proses dukungan terhadap dirinya.

Namun, setelah dilakukan verifikasi oleh panitia, ditemukan ada yang tidak memenuhi syarat sehingga KPU tidak menolak dukungan PPP terhadap pasangan calon Tentram. Meski demikian, penolakan tersebut dianggap tidak berpengaruh. Sebab, pasangan ini telah memenuhi persyaratan dukungan dari masing-masing Parpol, yakni, Partai Nasional Demokrat (NasDem) dua kursi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dua kursi serta Partai Demokrat tiga kursi, sehingga semunya berjumlah tujuh kursi.

"Setelah dilakukan verifikasi, pasangan calon Tentram memenuhi syarat. Peroleh persentase suara 28 persen dari jumlah kursi yang ada di DPRD Koltim. Dan telah memenuhi syarat dari ketentuan yang berlaku," tambah Lukman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X