Aher Kampanye Tolak Pelecehan Seksual terhadap Anak di Area "Car Free Day"

Kompas.com - 26/07/2015, 09:53 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) atau istrinya sedang membagikan leaflet dan stiker dalam rangka mengkampanyekan penolakan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di kawasan Car Free Day (CFD), di Jalan Dago, Bandung, Jawa Barat, Minggu, (25/7/2015).  Selain itu, dilakukan kampanye gerakan menggunaka internet sehat untuk anak - anak. KOMPAS.com/Rio KuswandiGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) atau istrinya sedang membagikan leaflet dan stiker dalam rangka mengkampanyekan penolakan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di kawasan Car Free Day (CFD), di Jalan Dago, Bandung, Jawa Barat, Minggu, (25/7/2015). Selain itu, dilakukan kampanye gerakan menggunaka internet sehat untuk anak - anak.
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com
- Setelah bersepeda dari rumah dinasnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan istrinya, Netty Prasetyani Heryawan, membagi-bagikan brosur yang berisi tentang penolakan terhadap kekerasan dan pelecehan seksual pada anak di area Car Free Day (CFD) di Jalan Dago Cikapayang, Minggu (26/7/2015).

Aher dan istrinya yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat itu pun langsung diserbu oleh warga yang ingin bersalaman.

"Kalau melihat, menemukan adanya kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak laporkan kepada kami ya Bu, Pak. Jangan segan," ungkap Aher sambil membagikan kertas-kertas tersebut kepada para pengunjung CFD.

Netty juga menambahkan informasi bahwa laporan terhadap adanya pelecehan seksual terhadap anak bisa dilayangkan ke sekretariat P2TP2A.

"Jangan segan laporkan ya Pak, Bu. Kalau menemukan kekerasan atau pelecehan seksual terhadap anak, laporkan ke kami, hubungi ke nomor 0800 1000 400. Atau bisa juga datang ke Gedung Pakuan," imbuh Netty.

Ratusan brosur dan stiker dibagikan. Aher dan Netty pun menempelkan stiker terkait penolakan kekerasan terhadap anak di sebuah gerobak pedagang makanan.

"Mohon izin saya Pak untuk menempelkan stiker di sini," kata Aher.

Aher dan Netty juga mengkampanyekan penggunaan jaringan internet yang positif. Menurut Aher, orangtua harus mengawasi anak-anaknya agar tidak mengakses situs-situs yang berbau kekerasan dan pornografi.

"Tolong dijaga anak-anaknya ya Bu, Pak. Awasi anak jika sedang mengakses internet. Salah satu sumber kekerasan terhadap anak itu berawal dari internet yang negatif," kata Aher.

Netty menambahkan bahwa gerakan internet sehat penting dilakukan di kalangan keluarga. Pengawasan dan bimbingan sangat perlu dilakukan untuk menjaga anaknya dari jejaring internet yang tidak sehat.

"Gerakan internet sehat ini bisa dimulai dengan penerapan waktu selama 20 menit, orang tua menemani, mengawasi anaknya ketika mengakses internet," pungkasnya.

Menurut Netty, kampanye ini dilakukan untuk menyikapi banyaknya laporan masyarakat terkait banyaknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Apalagi, angkanya meningkat hingga medio 2015 ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X