Presiden Jokowi Pantau Penanganan Bencana di Lanny Jaya Papua

Kompas.com - 17/07/2015, 20:47 WIB
Presiden RI, Joko Widodo bersama Ibu Negara menghadiri malam pawai takbir 1 Syawal 1436 Hijriah di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (16/5/2015) malam. Pawai takbir menyambut malam Idul Fitri 1436 Hijriah ini dibuka Presiden ditandai dengan pemukulan beduk. SERAMBI / M ANSHARPresiden RI, Joko Widodo bersama Ibu Negara menghadiri malam pawai takbir 1 Syawal 1436 Hijriah di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (16/5/2015) malam. Pawai takbir menyambut malam Idul Fitri 1436 Hijriah ini dibuka Presiden ditandai dengan pemukulan beduk.
EditorLaksono Hari Wiwoho


BANDA ACEH, KOMPAS.com
- Presiden Joko Widodo mengatakan terus memantau dan mendapatkan laporan mengenai penanganan tanggap bencana cuaca esktrem di Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Ia mengatakan, pemerintah telah mengirimkan bantuan untuk warga di sana.

Presiden mengatakan, bantuan pemerintah itu telah dikirim pada Rabu (15/7) ke Wamena. Namun, pengiriman ke lokasi bencana alam menghadapi gangguan cuaca.

"(Bantuan) sudah di Wamena, pagi tadi saya cek. Tetapi dari Wamena menuju ke puncak, Lanny Jaya memang cuacanya (buruk), mudah-mudahan hari ini bisa sampai," kata Presiden jelang bertolak dari Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh menuju Solo, Jumat (17/7/2015).

Ia mengatakan, bantuan sebanyak 50 ton itu sudah siap dikirim. Sudah ada pesawat yang siap mengantar dari Wamena ke Lanny Jaya. Ia berharap banduan dapat segera sampai ke penduduk korban bencana alam.


Pada 3 Juli 2015, hujan es melanda kampung-kampung di Distrik Wano Barat, Lanny Jaya. Hal serupa terjadi kembali pada 5 Juli, di mana hujan es yang terjadi selama semalam mengakibatkan penduduk tewas, ternak mati, dan tanaman membusuk.

Bupati Lanny Jaya Befa Jigibalom, Kamis (16/7), mengatakan bahwa ia telah membuat surat keputusan yang menyatakan bahwa daerahnya dalam status darurat bencana alam. (Baca 11 Meninggal, Lanny Jaya Berstatus Darurat Bencana)

Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya Cristian Sohilait, Selasa (14/7), mengatakan, perubahan cuaca itu mengakibatkan suhu daerah sekitar menjadi di bawah nol derajat Celcius. Ia mengatakan, sedikitnya 10 warga meninggal dunia akibat cuaca dingin tersebut. (Baca Cuaca Ekstrem, 10 Warga Tewas Kedinginan di Lanny Jaya Papua)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X