Hari Lebaran, Abu Vulkanik Gunung Raung Mengarah ke Barat Laut

Kompas.com - 17/07/2015, 13:06 WIB
Petugas mengecek seismometer di Pos Pantau Desa Sumber Arum, Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur. KOMPAS.com/SRI LESTARIPetugas mengecek seismometer di Pos Pantau Desa Sumber Arum, Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur.
|
EditorCaroline Damanik

BANYUWANGI, KOMPAS.com
- Aktivitas Gunung Raung, Jumat (17/7/2015), tidak sebesar sebelumnya. Pada hari pertama Lebaran ini, aktivitasnya menurun. Hal ini disampaikan oleh Dewa Mertayasa, petugas Posko Pantau Gunung Raung di Dusun Mangaran, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Dilihat dari situasi gunung dan alat pendukung di Pos Pantau sudah menurun dari dua hari ini. Aktivitas trennya menurun dari data-data yang ada. Cuma statusnya tetap siaga," kata Dewa, Songgo, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat.

Dari pos pantau sekitar pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB, secara visual tercatat cuaca terang, angin tenang, suhu udara 18 derajat celsius, dan Gunung Raung berkabut.

Untuk seismik, tremor menerus dengan mampet 5-32 mm dominan 25 mm. Abu vulkanik dengan ketinggian 2.000 meter.

"Ketinggian abu vulkanik mencapai 2.000 meter. Cuaca hari ini terang dan anginnya tenang, tapi Gunung Raung statusnya tetap siaga," kata salah satu petugas bernama Agung.

Pos Pemantauan Gunung Api Raung yang ada di Mangaran ini dijaga oleh enam orang dengan dua orang perbantuan dari Bali yang bertugas, yaitu tugas di Gunung Agung dan Gunung Batur. Mereka diperbantukan sejak tanggal 28 Juni 2015 hingga tanggal 21 Juli 2015 mendatang yang akan diganti dengan dua petugas dari Bali lainnya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Regional
Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X