Warga Jember Shalat Id Pakai Masker

Kompas.com - 17/07/2015, 09:50 WIB
Gunung Raung memuntahkan material vulkanik terlihat dari Melaten, Jawa Timur, 12 Juli 2015. Letusan Gunun Raung telah mengakibatkan sejumlah bandara lokal di Jawa Timur dan Bandara Ngurah Rai Bali sempat ditutup. AP PHOTO / TRISNADIGunung Raung memuntahkan material vulkanik terlihat dari Melaten, Jawa Timur, 12 Juli 2015. Letusan Gunun Raung telah mengakibatkan sejumlah bandara lokal di Jawa Timur dan Bandara Ngurah Rai Bali sempat ditutup.
EditorSandro Gatra


JEMBER, KOMPAS.com - Warga di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (17/7/2015), melaksanakan shalat Idul Fitri dengan menggunakan masker akibat abu vulkanik Gunung Raung (3.332 mdpl) yang turun di sejumlah kecamatan di kabupaten setempat.

"Alhamdulillah pagi ini hujan abu sangat tipis dibandingkan pada Kamis (16/7) malam yang cukup deras. Saya dan keluarga tetap menggunakan masker saat shalat Id," kata seorang warga Kecamatan Sumbersari, Fatimah, yang menunaikan shalat Id di halaman Kampus Universitas Muhammadiyah Jember seperti dikutip Antara.

Abu vulkanik Gunung Raung masih mengguyur di sejumlah wilayah Jember. Bahkan, hujan abu vulkanik turun cukup deras di kawasan kota pada malam hari. (baca: BMKG Rekomendasi Penutupan Bandara Juanda hingga Jumat Pukul 12.00 WIB)

"Meski abu vulkanik turun sangat tipis, kami tetap menjalankan ibadah shalat Id dengan menggunakan masker, agar nyaman saat beribadah," katanya.

Ibu tiga anak itu mengatakan, abu vulkanik yang turun terus menerus mengganggu aktivitas warga, sehingga keluarganya juga mengurangi kegiatan di luar rumah.

"Biasanya anak-anak malam takbiran di sekitar alun-alun sambil menyulut kembang api. Namun kegiatan itu dibatalkan karena hujan abu cukup deras turun tadi malam," paparnya.

Turunnya hujan abu vulkanik tidak menyurutkan niat umat Muslim untuk menjalankan ibadah shalat Id di sejumlah lokasi seperti Masjid Jami Baitul Amin, halaman Universitas Muhammadiyah Jember dan berbagai lokasi lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo, mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Beberapa kecamatan di Jember masih diguyur abu vulkanik Gunung Raung, sehingga lebih baik menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," katanya.

Laporan aktivitas Gunung Raung yang berada di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi tercatat pada Jumat pukul 00.00-06.00 WIB, terpantau secara visual cuaca terang, angin tenang, suhu udara 18 derajat celcius, Gunung Raung tertutup kabut.

Secara seismik, gempa tremor menerus dengan amplitudo 5-32 milimeter, namun dominan amplitudo 25 milimeter, sehingga kesimpulan Gunung Raung masih siaga.

Baca tentang


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X