Macet di Brebes, Jarak 8 Kilometer Ditempuh dalam Waktu 1 Jam

Kompas.com - 16/07/2015, 16:46 WIB
Polisi mengatur lalu lintas di ruas Tol Pejagan-Brebes, Jawa Tengah, saat arus mudik H-6 menjelang Lebaran, Sabtu (11/7/2015). Tol Pejagan-Brebes dioperasikan untuk mengurangi kemacetan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1436 H meski kondisi fisik jalan masih kurang baik. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPolisi mengatur lalu lintas di ruas Tol Pejagan-Brebes, Jawa Tengah, saat arus mudik H-6 menjelang Lebaran, Sabtu (11/7/2015). Tol Pejagan-Brebes dioperasikan untuk mengurangi kemacetan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1436 H meski kondisi fisik jalan masih kurang baik.
|
EditorHilda B Alexander
BREBES, KOMPAS.com — Kemacetan karena padatnya arus kendaraan terjadi di ruas Tol Kanci-Pejagan pada Kamis (16/7/2015) siang. Butuh waktu satu jam untuk menempuh jarak 8 kilometer di ruas jalan tol ini.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, kepadatan arus kendaraan di Tol Kanci-Pejagan sudah melewati Gerbang Tol Palimanan. Pada pukul 14.30 WIB, dua jalur jalan, baik ke arah Brebes, maupun Palimanan, atau tepat di Km 257-600, dipadati kendaraan yang membentuk tiga barisan. Pada pukul 15.25 WIB, Kompas.com baru tiba di Km 265-600.

Antrean kendaraan yang menyemut berlanjut hingga ke ruas jalan non-tol Pejagan-Brebes. Sementara itu, kendaraan tujuan Semarang yang memanfaatkan jalur alternatif tol darurat Pejagan-Brebes Timur tidak menunjukkan kepadatan yang signifikan.

Kendati tak sepadat jalur non-tol Pejagan-Brebes, arus kendaraan kemudian menumpuk di jalur "Paris-Dakar" ini. Pasalnya, kondisi jalan masih belum laik. Konstruksi fisik masih berupa jalan yang diperkeras sehingga debu tebal beterbangan saat kendaraan melintasi jalur tersebut. Terlebih lagi, kecepatan kendaraan yang melalui tol darurat ini tidak boleh melebihi 40 kilometer-50 kilometer per jam.

Minimnya rest area atau tempat istirahat (TI) selepas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sangat menyulitkan pemudik. Demikian halnya dengan antisipasi setengah hati terkait dibukanya tol setengah jadi Pejagan-Brebes Timur yang tidak disertai petugas penyiram debu yang memadai. Kondisi itu memaksa pengemudi untuk ekstra hati-hati.


Berikut video perjalanan Tim Kompas.com menyusuri tol darurat Pejagan-Brebes Timur:

Kompas Video Mudik Menyusuri Tol Darurat Pejagan - Brebes
 
 
Tim Kompas.com juga mengabadikan puncak arus mudik pada Rabu (15/7/2015):
Kompas Video Antrean Kendaraan Pemudik di Tol Cipalikanci

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali Ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali Ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6.1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6.1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X