Omzet Anjlok Akibat Tol Cipalikanci, Pengusaha Restoran Ubah Strategi Bisnis

Kompas.com - 16/07/2015, 14:21 WIB
Kompas.com/ARI PRASETYO Restoran Pringsewu di rest area atau tempat istirahat (TI) Km 102 Tol Cikopo-Palimanan yang dibuka 10 Juli 2015.
SUBANG, KOMPAS.com - Kehadiran Jalan Tol Trans-Jawa terutama Ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), dan Palimanan-Kanci (Palikanci), berdampak nyata terhadap anjloknya omzet dan pendapatan pebisnis restoran yang beroperasi di jalan non-tol. Terutama di ruas-ruas jalur pantai utara (pantura).

Direktur Utama Pringsewu Group H Bambang Riyadi mengakui hal itu saat berbincang dengan Kompas.com, di rest area atau tempat istirahat (TI) Km 102, Subang, Kamis (16/7/2015).

"Sangat terasa. Pengaruhnya demikian signifikan. Jumlah transaksi anjlok. Bagi pelaku bisnis dengan modal terbatas akan mematikan usaha mereka," tutur Bambang.

Asisten Direktur Marketing Pringsewu Group, Deddy Sulistianto, menambahkan, penurunan omzet dan pendapatan bisa merosot 90 persen, bahkan pernah jatuh ke angka minus.

"Itu dialami restoran kami di kawasan Indramayu, dan Cirebon. Sebelum tol beroperasi, omzet dan pendapatan kami bisa mencapai ratusan juta dalam sehari. Setelah tol beroperasi, anjlok 90 persen," ungkap Deddy.

Kompas.com/ARI PRASETYO Direktur Utama Pringsewu Group, Bambang Riyadi.
Penurunan omzet dan pendapatan, tambah Deddy, dimulai sejak Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) yang dikembangkan PT Jasa Marga (persero) Tbk, beroperasi pada 1997 lalu. Saat itu, pelanggan, pebisnis, dan juga pemudik, berpaling memanfaatkan Tol Palikanci.

Perubahan strategi

Menyadari tak ingin terus menerus merugi, dan menghindari rasionalisasi karyawan, Pringsewu Group pun kemudian mengembangkan strategi ekspansi bisnis baru. Mereka memutuskan relokasi restoran dari jalur non-tol ke rest area atau tempat istirahat (TI) jalan tol.

Dengan biaya sewa Rp 100 juta per tahun untuk restoran di TI Km 207 Tol Palikanci, dan masing-masing Rp 133 juta untuk restoran di TI Km 101, dan 102 Tol Cipali, Pringsewu Group setidaknya mampu bertahan dan memperpanjang nafas bisnis.

Hingga saat ini, restoran yang sudah beroperasi di Tol Pantura ada di Km 101, dan Km 102 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), dan Km 207 Tol Palikanci.

"Restoran Pringsewu Group perdana  kami di jalan tol berada di Km 207 Tol Palikanci," imbuh Chief Marketing Pringsewu Group, Agung Nuryono.

Dengan perubahan strategi bisnis ini, perlahan namun pasti, Pringsewu Group berhasil mencetak kembali omzet dan pendapatan yang sempat hilang. 

Deddy melanjutkan, poyeksi dan potensi pertumbuhan bisnis restoran di TI-TI jalan tol sejatinya sangat menjanjikan. Selain momentum arus mudik dan arus balik Lebaran, ada perayaan Natal dan Tahun Baru, serta liburan sekolah.

"Tiga momentum itu adalah saat-saat kami mendulang penjualan. Di luar itu, kami bekerja sama dengan Perusahaan Otobus (PO), dan beberapa perusahaan travel," tandas Deddy.

Tonton video kepadatan kendaraan di Tol Cikopo-Palimanan-Kanci:

Kompas Video Antrean Kendaraan Pemudik di Tol Cipalikanci



 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorHilda B Alexander

Terkini Lainnya

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional

Close Ads X