Pemudik Diminta Tak Ajak Sanak Saudara Ikut Merantau

Kompas.com - 15/07/2015, 14:20 WIB
Bupati Gunung Kidul periode 2011-2015, Badingah.  PrimusBupati Gunung Kidul periode 2011-2015, Badingah.
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
- Bupati Gunungkidul, Badingah, meminta agar para pemudik tidak mengajak sanak saudaranya atau tetangga untuk ikut merantau. Apalagi, lanjutnya, saat ini destinasi wisata di Gunungkidul saat ini sedang maju pesat sehingga bisa menjadi peluang pekerjaan bagi putra daerah.

"Sektor pariwisata di Gunungkidul saat ini maju pesat, prospeknya cerah kedepan untuk lebih besar lagi," ujar Badingah, Rabu (15/7/2015).

Dia mengungkapkan, selain sektor pariwisata, pertanian juga cukup menjanjikan. Dengan berkembangnya sektor pariwisata dan pertanian di Gunungkidul, masyarakat tidak perlu lagi merantau untuk mengubah hidupnya dan malah bisa berkontribusi bagi kemajuan daerahnya.

"Dua sektor itu berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Jadi tidak perlu merantau jauh-jauh," ucapnya.

Untuk sektor pariwisata, lanjut Badingah, memiliki multiplayer effect. Tidak hanya pengelola yang diuntungkan, masyarakat sekitar juga mendapatkan pendapatan. Menurut dia, tinggal bagaimana masyarakat mau mengembangkannya saja.

Untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam upaya mengembangkan pariwisata, Badingah mengatakan, pihak Pemkab Gunungkidul terus akan melakukan pendampingan dan pelatihan. Diharapkan, kemampuan setiap warga untuk berkreasi dan menemukan inovasi baru terus berkembang.

"Langkah-langkah itu sudah lama dilakukan, baik untuk pengembangan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Ini terus akan berkelanjutan," pungkasnya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Pokja Dibentuk untuk Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Selatan

Enam Pokja Dibentuk untuk Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Selatan

Regional
Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Regional
Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Regional
Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Regional
2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

Regional
Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Regional
Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Regional
Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Regional
Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Regional
77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X