PMI Padang Krisis Stok Darah

Kompas.com - 14/07/2015, 13:47 WIB
Shutterstock Ilustrasi.

PADANG, KOMPAS.com - Unit Donor Darah PMI Padang mengalami krisis stok darah. Hal ini disebabkan kurangnya pendonor, padahal permintaan transfusi darah meningkat. Kekurangan saat ini melebihi angka 50 persen.

Saat ini, UDD PMI Padang hanya memiliki 38 kantong stok darah golongan A, 43 kantong golongan darah B, dan 27 kantong golongan darah AB. Hanya golongan darah O yang mencukupi, yaitu 299 kantong.

Kekurangan ini sebelumnya sudah diantisipasi oleh PMI Padang, dengan melakukan sejumlah kegiatan donor darah sebelum Ramadhan. Namun krisis tetap terjadi.

"Kekurangan ini sudah dialami sejak pertengahan bulan Ramadhan. Padahal seharusnya setiap harinya setiap golongan darah harus ada 100 kantong, setidaknya 75 kantong untuk kondisi emergency," ujar Kepala Labor UDD PMI Padang Efina Sukarti, Selasa (14/7/2015).

Menurut Efina, kondisi ini bisa terbilang sangat kritis, dan mengkhawatirkan. Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di bulan puasa permintaan darah biasanya menurun. Namun pada bulan puasa tahun ini justru meningkat.


EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya


Close Ads X