Protes Komisioner KY Jadi Tersangka, Dosen dan Mahasiswa Bakar KUHP

Kompas.com - 14/07/2015, 06:17 WIB
Dosen, aktivis mahasiswa fakultas hukum dan Komisi Yudisial (KY) penghubung wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), membakar poster bertuliskan 'KUHP' sebagai bentuk protes atas penetapan tersangka dua komisioner KY oleh polisi. KOMPAS.com/ Karnia SeptiaDosen, aktivis mahasiswa fakultas hukum dan Komisi Yudisial (KY) penghubung wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), membakar poster bertuliskan 'KUHP' sebagai bentuk protes atas penetapan tersangka dua komisioner KY oleh polisi.
|
EditorGlori K. Wadrianto
MATARAM, KOMPAS.com - Dosen, aktivis mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mataram, bersama staf Komisi Yudisial (KY) penghubung wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), membakar poster bertuliskan 'KUHP' sebagai bentuk protes atas penetapan dua komisioner KY sebagai tersangka.

Widodo Dwi Putro, Dosen Filsafat Hukum Universitas Mataram mengatakan, penetapan status tersangka kepada kedua Komisioner KY dalam kasus pencemaran nama baik, adalah bentuk kriminalisasi terhadap KY.

"Setelah kriminalisasi dua pimpinan KPK, sekarang kriminalisasi pimpinan Komisi Yudisial," kata Widodo, Senin (13/7/2015).

Dia mengatakan, setelah sembilan hari KY merekomendasikan Hakim Sarpin untuk diberikan sanksi "non palu" selama enam bulan, sembilan hari kemudian pimpinan KY menjadi tersangka pencemaran nama baik.

"Pertanyaannya kenapa tidak dari dulu menjadi tersangka pencemaran nama baik?" kata dia.

Sebagai pengajar hukum, Widodo mengaku sangat sedih dan prihatin terkait rangkaian 'kriminalisasi' lembaga Negara dalam menjalankan kewenangan berdasarkan peraturan perundang-undangan. "Seperti hari ini dengan menjadi tersangkanya pimpinan KY, nawacita menjadi dukacita," kata Widodo.

"Ini sebagai bukti ketidakpercayaan lagi kepada hukum sekaligus rasa frustasi kami para akademisi yang setiap hari mengajarkan hukum. Ternyata hukum tidak jauh berbeda dengan apa yang dipahami masyarakat awam. KUHP tidak ada bedanya dengan 'kasih uang habis perkara'," kata Widodo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.