Kompas.com - 13/07/2015, 16:04 WIB
Suasana Bandara Supadio, Pontianak, Kubu Raya, Kalimantan Barat (13/7/2015). KOMPAS.com/ YOHANES KURNIA IRAWANSuasana Bandara Supadio, Pontianak, Kubu Raya, Kalimantan Barat (13/7/2015).
PONTIANAK, KOMPAS.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan yang menyelimuti Pontianak berdampak pada aktivitas penerbangaan. Jarak pandang yang terbatas menyebabkan beberapa penerbangan pagi terpaksa ditunda keberangkatannya. Jarak pandang di pagi hari pun hanya berkisar 400-500 meter saja.

Kondisi demikian tentu saja tidak memungkinkan pesawat untuk melakukan pendaratan.

"Jadi jam 6 pagi tadi, jarak pandang bekisar antara 400-500 meter. Dengan keadaan demikian, tidak ada kemungkinan pesawat untuk melakukan pendaratan. Karena standar pendaratan jarak pandang itu harus berada di 1,5 kilometer," ujar Syarif Usmulyani, staf ahli Bandara Supadio, Senin (13/7/2015).

Usmulyani menambahkan, pesawat dari Jakarta tujuan Pontianak tidak ada satupun yang diizinkan mendarat. Hanya satu pesawat milik Kalstar dengan rute Ketapang-Pontianak yang bisa mendarat sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi.

"Dari perkiraan, kalau tidak ada hujan dalam beberapa hari ke depan, berdasarkan pengalaman dalam penerbangan kondisi ini tidak akan membaik. Justru kondisi ini akan semakin parah. Apalagi kecepatan angin saat ini rata-rata di bawah 10 knot, sehingga kabut asap tidak akan tergeser," katanya.

Data dari Posko Lebaran Bandara Supadio menyebutkan, sebanyak 21 penerbangan ditunda. Di antaranya 14 jadwal kedatangan dan 7 jadwal keberangkatan.

Berdasarkan pantaun Kompas.com, menjelang siang, aktivitas penerbangan bandara berangsur normal. Penumpukan penumpang arus mudik terlihat di teras luar bandara.

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat kerap terjadi setiap tahun. Pada tahun ini, jumlah titik api sebanyak 323 hotspot, menurun drastis dari tahun sebelumnya sebanyak 2.712 titik api. Namun demikian kondisi ini masih mengganggu aktivitas warga, termasuk aktivitas penerbangan. [Baca juga: Jumlah Titik Api di Hutan Kalbar Menurun Jadi 373 "Hotspot"]



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X