Kompas.com - 10/07/2015, 05:05 WIB
Anggota Komisi X DPR RI, yang juga musisi, Anang Hermansyah, membeli buah kurma di Pasar Tanjung, Jember, Jawa Timur, Rabu (8/7/2015) sore. KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoAnggota Komisi X DPR RI, yang juga musisi, Anang Hermansyah, membeli buah kurma di Pasar Tanjung, Jember, Jawa Timur, Rabu (8/7/2015) sore.
|
EditorBayu Galih

JEMBER, KOMPAS.com - Anggota Komisi X DPR RI yang juga musisi, Anang Hermansyah, mencurahkan isi hatinya mengenai kondisi kota kelahirannya, Jember, Jawa Timur. Curhat itu disampaikan Anang, saat berdialog dengan masyarakat Jember, Kamis (9/7/2015).

Menurut Anang, selama ini kota kelahirannya tersebut masih belum berkembang secara maksimal. Hal itu terlihat, dari sekian banyak potensi yang dimiliki Kabupaten Jember, belum terkelola secara maksimal.

“Kita (Jember) sexy, iya, karena kita punya banyak potensi. Kita punya laut, gunung, dan seribu gumuk (gunungan pasir) yang ada di tengah kota. Apakah itu selama ini sudah dibangun dengan benar, ora ono (tidak ada). Meneng kabeh (diam semua),” kata Anang.

Selain itu, lanjut Anang, Jember juga banyak memiliki potensi yang sangat luar biasa. “Kita jujur saja, potensi Jember memang ada. Ada Jember Fashion Carnival (JFC), yang dulunya sering diintrik, tetapi akhirnya saat ini mendunia. Kita juga banyak tempat wisata, artinya apa, ini sudah waktunya Jember dikembangkan,” ujarnya.

Kemudian, banyak tokoh publik yang lahir dan besar di Jember. “Ada Opick, Dewi Perssik, Sujiwo Tedjo, Pak Kapolri juga orang Jember. Artinya kita banyak potensi, tetapi selama ini belum dikembangkan secara maksimal,” ujar suami Ashanty itu.

Untuk itulah, Anang berharap, siapapun yang terpilih menjadi Bupati Jember mendatang, harus memiliki konsep out of the box, punya pemilkiran yang unik.

“Kalau aku sih satu kata, pemimpin mendatang harus berani out of the box. Aku ingin Jember berubah, dan berkembang lebih baik. Dan mengembalikan kedigdayaan Jember dalam arti sesungguhnya, sebagai kota terbesar ketiga di Jawa Timur, setelah Surabaya dan Malang,” ujar Anang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.