Kompas.com - 08/07/2015, 12:14 WIB
Ilustrasi kecelakaan. AutoevolutonIlustrasi kecelakaan.
|
EditorFarid Assifa
POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Diduga karena menghindari jalan berlubang di depannya, sebuah mobil pikap asal Palu tujuan Kabupaten Mamasa yang membawa satu anggota keluarga terjungkal ke jurang sedalam 30 meter lebih di jalan lintas Kabupaten Mamasa-Polewali Mandar, Rabu (8/7/2015).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun empat penumpang dan seorang sopir yang akan berlebaran di Mamasa mengalami luka-luka akibat terkena benturan.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, kejadian ini berawal saat pikap berusaha menghidari lubang jalan. Lantaran terlalu mengambil jalur kanan menyebabkan mobil tergelincir hingga terperosok ke jurang. Beruntung, banyak pepohonan rindang di sekitar bibir jurang hingga mobil pikap ini tidak jatuh ke dasar jurang setinggi 100 meter lebih itu. Mobil naas ini terhenti di kedalaman 30 meter setelah menabrak pohon besa.

“Mungkin sopirnya mengantuk saat menghindari lubang, tiba-tiba terjungkal ke dalam jurang. Untung penumpangnya selamat dan dilarikan ke Puskesmas Sumarorong,” jelas Mulaiadi, warga setempat, Rabu.

Dalam kecelakaan ini, seluruh penumpang hanya mengalami luka ringan. Para korban langsung dilarikan warga ke Puskesmas Sumarorong, Mamasa untuk mendapatkan perawatan.

Kecelakaan di tempat ini sendiri, menurut warga sekitar, sudah sering kali terjadi dan memakan banyak korban jiwa. Ironisnya, jalan penghubung satu satunya Polewali Mandar-Mamasa tersebut dibiarkan rusak parah selama bertahun-tahun.

Selain berlubang dan kondisi jalan berupa tanah liat ini juga sempit dan licin. Tak hanya itu, rambu-rambu lalu lintas sangat minim di sepanjang jalur ini dan tak dipasang lampu penerang jalan umum sehingga membahayakan pengemudi, terutama pada malam hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga kini, mobil pikap naas tersebut masih berada di jurang, belum dievakuasi petugas lantaran medan yang terjal. Selain itu, tak ada alat berat yang bisa dimanfaatkan untuk menarik kendaraan ini ke badan jalan seperti semula.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.