Lebaran, 5 Rangkaian Kereta Api Khusus Disiapkan di Jalur Madiun

Kompas.com - 08/07/2015, 06:17 WIB
Suasana sesaat setelah kereta api datang di Stasiun Besar Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (1/5/2015). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimSuasana sesaat setelah kereta api datang di Stasiun Besar Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (1/5/2015).
|
EditorBayu Galih

KEDIRI, KOMPAS.com - PT.Kereta Api Indonesia Persero Daerah Operasional (Daops) VII Madiun menyediakan lima rangkaian kereta api khusus untuk melayani kebutuhan transportasi mudik maupun arus balik Lebaran 2015. Kelima kereta itu mencakup kelas eksekutif maupun ekonomi. 

Adapun lima rangkaian kereta itu adalah KA Sancaka Lebaran, KA Gajayana Lebaran, KA Mataremaja Lebaran, KA Mantap Lebaran serta KA Pasundan Lebaran.

Masing-masing kereta itu terdiri dari delapan gerbong dengan kapasitas tempat duduk yang berbeda. Untuk kelas eksekutif terdiri dari 400 tempat duduk, sedangkan kereta kelas ekonomi 800 tempat duduk.

"Kalau tujuan lokal, tidak ada penambahan angkutan lebaran, misalnya KA Arjuno jurusan Surabaya-Madiun," kata Eko Budiyanto, Manajer Humas Daops VII Madiun saat berkunjung di Stasiun Besar Kota Kediri, Selasa (7/7/2015).

Penambahan personel atau petugas piket juga dilakukan dengan jumlah mencapai 100 petugas pada segala lini tugas. Penambahan paling banyak pada bidang tugas yang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan kereta, yaitu petugas penyuluh jalan maupun penyuluh jembatan.

Penambahan personel juga dilakukan pada sisi keamanan dengan menggandeng TNI maupun Polri. Eko mencontohkan, pengamanan rangkaian kereta yang biasa dilakukan oleh 2 personel Brimob, kini bisa mencapai 4 personel selain Polsuska.

"Belum lagi pada pengamanan yang ada di posko lebaran maupun pengawalan," lanjut dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan angkutan kereta gratis di wilayah Daops VII, ungkap Eko, telah disiapkan dua rangkaian, yaitu KA Rapih Dhoho dan KA Penataran. Dua rangkaian kereta ini disiapkan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang ada di Jawa Timur.

Pelayanan kereta itu sepenuhnya gratis karena pembiayaannya telah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. "Penumpang tetap menggunakan tiket tapi tiket nol rupiah yang tekhnisnya diatur oleh Pemprov," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.