Kompas.com - 07/07/2015, 07:13 WIB
Cuaca buruk di Kota Manado memicu gelombang tinggi hingga mencapai daratan. Kompas.com/Ronny Adolof BuolCuaca buruk di Kota Manado memicu gelombang tinggi hingga mencapai daratan.
EditorBayu Galih

MANADO, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Sulawesi Utara memperingatkan operator kapal laut yang menuju daerah kepulauan untuk mewaspadai gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.

"Kapal laut yang sandar di Pelabuhan Manado melayani tiga kabupaten kepulauan, yaitu Sitaro, Sangihe dan Talaud hendaknya lebih berhati-hati bila kondisi angin kencang," kata Kepala Dishubkominfo Joi Oroh di Manado, Selasa (7/7/2015).

Oroh berharap pengelola pelabuhan tetap menjadikan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulut sebagai referensi utama saat melaut.

"Memang kondisi tiupan angin kecepatannya berubah-ubah. Sekarang bertiup kencang namun beberapa saat kemudian berangsur normal," ucapnya.

Karena itu, harap dia, otoritas pelabuhan terus berkoordinasi dengan BMKG sebelum dokumen pelayaran ditandatangani sebagai bukti aman melakukan perjalanan.

"Kalau memang tinggi gelombang belum normal jangan memaksanakan melakukan perjalanan. Ini berisiko sekali dan berpeluang menyebabkan kecelakaan transportasi laut," ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengeluarkan peringatan dini gelombang laut setinggi lima meter yang berpeluang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud, Minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sementara itu gelombang laut setinggi 2,0 hingga 3,5 meter berpotensi terjadi di laut Sulawesi, perairan utara dan selatan Sulut," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Nurhadi, di Manado.

Dia pun berharap nelayan maupun kegiatan transportasi antarpulau yang menggunakan kapal laut sebagai sarana angkut penumpang berhati-hati.

Ketinggian gelombang laut di atas normal (dua meter) ini, kata dia, juga dipengaruhi tiupan angin kencang yang diperkirakan berkecepatan 40-55 kilometer per jam bertiup dari arah selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.