Rekonstruksi, Margriet Tolak Lakukan Adegan Pembunuhan Engeline - Kompas.com

Rekonstruksi, Margriet Tolak Lakukan Adegan Pembunuhan Engeline

Kompas.com - 06/07/2015, 17:48 WIB
KOMPAS.com/Sri Lestari Saat diminta merekonstruksikan adegan pembunuhan, Senin (6/7/2015), tersangka Margriet Megawe, ibu angkat Engeline, menolak melakukannya.

DENPASAR, KOMPAS.com 
— Rekonstruksi kasus pembunuhan Engeline (8) berjalan lancar walaupun sempat tertunda dua jam. Selain itu, tersangka Margriet Megawe, ibu angkat Engeline, menolak merekonstruksikan adegan pembunuhan saat diminta melakukannya. Hanya Agus yang bersedia memeragakan adegan sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP).

"Pada saat adegan pembunuhan, tersangka ibu MM (Margriet Megawe) tidak bersedia memerankan adegan (pembunuhan), tetapi pada saat adegan terakhir, yaitu kedatangan saksi Ibu Susiani dan Pak Handono, dia (Margriet) mau berperan. Dia (Margriet) memerankan adegan yang kira-kira menguntungkan buat dia. Contohnya, Ibu Rohana (teman Margriet) datang, dan saat pergantian SIM card, ketika SIM card Agus dipinjam oleh Ibu Margriet karena katanya ada seseorang menelepon," ungkap kuasa hukum Agus, Haposan Sihombing, Senin (6/7/2015).

Haposan juga menyampaikan bahwa Agus Tay bukan pelaku pembunuhan dalam kasus itu. Dia ikut serta membantu penguburan.

"Tugas Agus itu membungkus (jenazah), mengambil boneka, membuka bajunya sendiri, membuka celananya sendiri, mengambil tali, dan diperintahkan untuk menggali lubang di lubang yang sebelumnya ada. Saat menggali lubang, ia sempat ditegur Margriet, katanya kok lama menggali. Tidak ada adegan pemerkosaan," ujar Haposan.

Saat Margriet menolak untuk berperan, ia pun digantikan oleh penyidik. Rekonstruksi yang sedianya dimulai pada pukul 10.00 Wita mundur dua jam karena kuasa hukum Margriet datang terlambat. Akhirnya, rekonstruksi dimulai pada pukul 12.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.00 Wita.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Regional
Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Nasional
Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Edukasi
Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Regional
KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

Nasional
Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Regional
Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Regional
Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Edukasi
Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Internasional
Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Nasional
6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

Nasional
Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi 'Online' Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi "Online" Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Regional
Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Edukasi
Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Internasional
Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Regional

Close Ads X