Identifikasi Jenazah Korban Hercules Dilanjutkan Pagi Ini

Kompas.com - 02/07/2015, 09:11 WIB
Kepala Staff TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna di Pos Ante Mortem Rumah Sakit Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2015) malam. Ia sedang mendengar keluhan dari keluarga korban pesawat hercules yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2015). Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.comKepala Staff TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna di Pos Ante Mortem Rumah Sakit Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2015) malam. Ia sedang mendengar keluhan dari keluarga korban pesawat hercules yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2015).
|
EditorBayu Galih

MEDAN, KOMPAS.com - Proses identifikasi korban pesawat Hercules jatuh di Medan dilanjutkan pagi ini, Kamis (2/7/2015). Sebelumnya identifikasi dihentikan sementara Rabu malam karena tim identifikasi beristirahat sejenak.

"Identifikasi lagi jam delapan," kata Direktur Eksekutif Disaster Victimization Identifcation (DVI) Mabes Polri di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2015).

Identifikasi akan kembali dilanjutkan secara serentak, mulai dari antemortem sampai dengan proses terakhir.

Pihak TNI Angkatan Udara berjanji akan mempercepat proses identifikasi. Langkah mempercepat proses identifikasi tersebut salah satunya dengan menambah pos identifikasi menjadi tujuh. Sehingga dalam satu jam, proses isentufikasi akan dilakukan sebanyaj tujuh orang sekaligus.

Berdasarkan identifikasi sementara, dari 142 kantung jenazah yang dibawa ke RSUP Adam Malik, sebanyak 91 kantung berisi jenazah utuh. Kemudian, baru sekitar 56 jenazah berhasil teridentifikasi.

Proses identifikasi mengalami kendala karena banyak warga yang belum melapor tentang keluarganya. Sehingga proses identifikasi, terutama untuk keluarga dari TNI angkatan udara dan angkatan darat menjadi sulit.

"Kalau angkatan kan dia lengkap pakai seragam dan ada namanya. Jadi cepat," kata Kepala Staff TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna, Rabu malam.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X