Ditangkap, Dukun Cabul "Ngaku" Biasa Didatangi Pedagang dan Penyanyi

Kompas.com - 01/07/2015, 18:35 WIB
Polsek Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) amankan dukun cabul. KOMPAS.com/ Karnia SeptiaPolsek Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) amankan dukun cabul.
|
EditorCaroline Damanik

MATARAM, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengamankan SD alias Amaq Junik (60), warga Dusun Batu Kumbung, Lingsar, yang diduga berprofesi sebagai dukun cabul.

Kapolsek Lingsar IPDA Seala Syah Alam mengatakan, penangkapan dukun cabul ini berawal dari laporan salah satu korban, yaitu IN, ke polisi. Polisi langsung mencari ke rumah Amaq Junik namun yang bersangkutan saat itu tengah 'bertapa' dan tidak diketahu keberadaannya.

Warga yang merasa gerah dengan praktik perdukunan yang dilakukan pelaku pun sempat mendatangi rumah Kepala Dusun dan mengancam akan melakukan penyerangan terhadap pelaku. Namun saat itu pelaku sedang tidak ada di rumah.

"Pelaku baru ditangkap tadi malam, pukul 22.00 Wita saat berada di rumah. Kami amankan untuk menghindari amukan warga," kata Seala, Rabu (1/7/2015).

Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan praktik pencabulan kepada 'pasien' yang datang kepadanya. Hal ini dilakukan sebagai syarat untuk bisa mendapat pelaris. 'Pasien' yang datang biasanya merupakan pedagang dan penyanyi yang ingin dagangannya laris dan banyak mendapat saweran.

Amaq Junik menceritakan, dalam melakukan praktiknya dia meminta kepada pasien untuk membawa kembang tujuh rupa. Setelah dirinya melakukan ritual, korban lalu tidak sadar. Saat korban dalam keadaan tidak sadar itulah, Amaq Junik mencabuli korbannya.

"Pelaku mengaku menyetubuhi dan memandikan korban karena itu sebagai syarat pelaris," kata Seala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seala mengatakan, praktik dukun cabul ini sudah berjalan sekitar dua tahun. Korban dukun cabul diduga lebih dari lima orang. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani Polsek Lingsar. Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 285 dan Pasal 286 KUHP tentang perkosaan dengan ancaman hukuman kurang lebih lima tahun penjara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.