Kampanye Peduli Autis dan Mangrove, 7 Mahasiswa Bersepeda ke Bali

Kompas.com - 01/07/2015, 08:50 WIB
Mahasiswa bersepeda dari Jogja menuju Bali sampai di Solo,pada hari Selasa (30/6/2015). KOMPAS.COM/ M WismabrataMahasiswa bersepeda dari Jogja menuju Bali sampai di Solo,pada hari Selasa (30/6/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SOLO, KOMPAS.com - Tujuh mahasiswa di Universitas Sanatha Dharma Yogyakarta mengayuh sepeda dari Yogyakarta menuju Bali sejauh kurang lebih 690 kilometer. Tujuh mahasiswa tersebut mengampanyekan pelestarian pohon mangrove dan juga sekaligus mengajak masyarakat peduli kepada penyandang autis.

Selama perjalanan, mereka meminta warga untuk menandatangani petisi yang berisi kepedulian terhadap penderita autis dan pelestarian pohon mangrove.

Ketujuh mahasiswa itu adalah Angga Dwi Putera, Matias Rio Meilano, Fransiskus Muliadi, Andi Setianto, Satria Nugraha Perdana, Gregorius Dwi Kurnia dan Andreas Takimia. Mereka terlihat menyusuri Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2015).

Ketujuh mahasiswa berangkat dari kampus sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut Angga, salah satu motivasi untuk melakukan kampanye ini muncul saat mereka mengikuti program pengabdian masyarakat di salah satu SLB di Jogja.

"Dari pengalaman saat itu, banyak warga yang belum memahami penyakit autis dan banyak yang belum bisa menerima penderita autis, jadi kita ingin menyuarakan bahwa autis itu masuk sebagai difable bukan disable," kata dia.

Sementara itu, tema pelestarian pohon mangrove diambil karena tumbuhan ini sangat diperlukan untuk mencegah abrasi dan menjaga ekosistem laut. "Saat ini kondisinya sudah parah dan hampir punah," ujarnya.

Sementara itu, untuk persiapan bersepeda ke Bali, ketujuh mahasiswa tersebut mengaku sudah terbiasa bersepeda jarak jauh. Salah satunya adalah dengan bersepeda dari kampus di Sleman menuju Ganjuran di daerah Bantul. "Kurang lebih 40 kilometer kita bersepeda dari Sleman menuju Bantul," kata Angga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam ekspedisi ini, satu unit mobil dibawa untuk membawa logistik. "Lima naik sepeda, dan dua mengendarai mobil pick up, isinya logistik dan keperluan darurat. Dan juga saling bergantian kalau ada yang kelelahan," kata dia.

Rombongan mahasiswa tersebut menargetkan akan sampai di Denpasar, Bali pada tanggal 12 Juli 2015. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.