Kompas.com - 30/06/2015, 16:00 WIB
Es Pisang Ijo, makanan khas Makassar KOMPAS.com/SRI NOVIYANTIEs Pisang Ijo, makanan khas Makassar
|
EditorCaroline Damanik

MAKASSAR, KOMPAS.com
- Es Pisang Ijo merupakan salah satu makanan khas di Makassar. Makanan khas ini pun menjadi menu andalan bagi warga Makassar untuk berbuka puasa melepas dahaga dan lapar.

Es Pisang Ijo ini terdiri dari kanan inti pisang raja yang dibungkus dengan adonan tepung berwarna hijau. Selain itu juga, pisang ijo mempunyai saos terbuat dari santan. Untuk menambah rasa nikmatnya, kita bisa menambahkannya dengan es dan sirup sesuai selera. Tapi rata-rata warga Makassar menggemari sirup lokal rasa pisang ambon (DHT) dilumuri di atas es pisang ijo.

Kesejukan santan dingin berlumuran sirup mampu melegakan dahaga seharian berpuasa ditambah dengan empuknya pisang ijo mampu mengisi kembali perut yang kosong setelah berpuasa.

"Saya kalau berbuka puasa paling cari es pisang ijo. Soalnya enak melegakan haus dan lapar. Selain saya, suami dan anak-anakku juga suka disajikan es pisang ijo kalau berbuka puasa," kata Enno, warga Jl Ranggong ini, Senin (29/6/2015).

Rukiah, pedagang es pisang ijo di Jl Kerung-kerung, mengaku, setiap hari jualannya semua laku terjual. Adapun biasa orang memesan terlebih dahulu agar bisa mendapatkan es pisang ijo.

"Jam 3 sore mulai jualan. Kalau lambat atau tidak pesan lebih dulu, biasa tidak kebagian. Es pisang ijo ku laris terjual, karena saya cuman jual Rp 6.000 per porsinya. Berbeda dengan rumah makan atau restoran di Makassar, mereka menjual es pisang ijo seharga Rp 15.000 sampai Rp 20.000 per porsinya. Biar sedikit untung, asal lancar. Ya sehari bisa dapat keuntungan Rp 300.000," ungkapnya.


Halo kakak abang, dan kawan-kawan. Tak terasa Retreat Keluarga Debo 3-5 Juli 2015 akan segera tiba. Update terbaru retreat, secara garis besar total peserta sementara saat ini adalah 81 orang (70 dewasa dan 11 anak, belum termasuk balita).

Mau mengingatkan bahwa lokasi retreat kita adalah:

Villa Gardenia
Jalan Sersan Bajuri, Komplek Trinity Blok L17-19, Kampung Daun, Cihideung, Lembang, Bandung.
(Lokasinya ada di dalam kawasan Kampung Daun. Jadi bisa masuk melalui pintu gerbang Kampung Daun).

Selain itu, panitia juga ingin mengingatkan beberapa perlengkapan pribadi yang sebaiknya dibawa, antara lain:
1. Pakaian dan sepatu olahraga untuk olahraga dan outbond
2. Perlengkapan mandi dan handuk (pihak vila tidak menyediakan)
3. Baju hangat, kaus kaki, dan selimut tambahan (jika dibutuhkan)
4. Pakaian warna putih untuk foto keluarga
5. Obat-obatan pribadi
6. Matras yoga untuk ibu-ibu
7. Jika ada yang tidak sesuai dengan sarapan nasi, bisa membawa sarapan sesuai dengan preferensi masing-masing, misalnya roti. Sarapan yang disediakan adalah nasi goreng (Sabtu pagi) serta nasi uduk (Minggu pagi)
8. Cemilan pribadi, seperti pop mie, susu, biskuit, dan sebagainya (tidak ada warung atau minimarket yang dekat dengan lokasi vila)
9. Steker atau colokan T tambahan
10. Buku catatan dan Alkitab

11. Pakaian dan sepatu olahraga serta pakaian renang untuk anak-anak (ada kolam renang anak)
12. Peralatan masak tambahan untuk yang memiliki bayi. Pihak vila hanya menyediakan kompor, wajan, panci, dan kulkas
13. Pensil warna atau krayon untuk mewarnai
14. Peralatan olahraga tambahan, seperti bulu tangkis, sepeda, dll (jika dibutuhkan)

Note: Sisa retreat biaya bisa dibayarkan langsung di lokasi.

Selamat persiapan hati dan packing ya smile emoticon Sampai bertemu di Villa Gardenia. Tuhan berkati...

Salam,
Panitia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.