15.000 Liter "Cap Tikus" Senilai Rp 1 MIliar Diselundupkan Pakai Kemasan Air Mineral

Kompas.com - 26/06/2015, 10:01 WIB
15.000 liter minuman keras lokal jenis cap tikus diselundupkan dari Bitung Sulawesi Utara, ditangkap di salah satu ruko di Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Kamis (25/6/2015). KOMPAS.com/ ALFIAN KARTONO15.000 liter minuman keras lokal jenis cap tikus diselundupkan dari Bitung Sulawesi Utara, ditangkap di salah satu ruko di Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Kamis (25/6/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAYAPURA, KOMPAS.com – Kepolisian Resor Kota Jayapura mengamankan sebuah ruko yang dijadikan tempat penimbunan minuman keras lokal jenis cap tikus di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Kamis (25/6/2015) sore.

Dalam penggerebekan tersebut, Unit Intelkam Polresta Jayapura menangkap dua orang yang diduga pemilik minuman serta menyita barang bukti satu kontainer minuman keras lokal jenis cap tikus yang dikemas dalam botol air mineral ukuran 600 mililiter.

Kepala Kepolisian Resor Kota Jayapura, AKBP Jermias Rontini mengatakan terbongkarnya penimbunan minuman keras lokal ini berawal dari laporan warga sekitar ruko yang curiga dengan barang yang diangkut dengan kontainer dari Pelabuhan Jayapura.

Menurut Rontini, berdasarkan hasil penyelidikan selama beberapa hari, diketahui barang haram tersebut didatangkan dari Bitung, Sulawesi Utara yang diangkut dengan Kapal Pelni, Sabtu (20/6/2015) lalu.

“Dalam penggerebekan yang dilakukan siang tadi, Unit Intelkam Polresta Jayapura mengamankan dua orang yang diduga pemilik milo masing-masing berinisial RK dan VI. Keduanya ditangkap di salah satu hotel di Jayapura, sementara pemilik ruko masih dalam pengejaran,” ungkap Rontini di Jayapura, Kamis (25/6/2015).

Berdasarkan pemeriksaan barang bukti, dari 1000 karton air mineral, 950 karton di antaranya berisi minuman keras tersebut. Menurut dia, pelaku penyeludupan tergolong profesional sehingga secara kasat mata sulit membedakan isi dari botol air mineral dan miras cap tikus yang berwarna bening.

“Total barang bukti cap tikus yang diselundupkan ke Jayapura, diperkirakan kurang lebih 15.000 liter. Dengan harga jual Rp 50.000 hingga Rp 150.000 per botol, ditaksir nilai barang tersebut bernilai kurang lebih Rp 1 miliar,” kata mantan Kapolres Mimika didampingi Kaur Humas Polresta Jayapura, Iptu Jahja Rumra.

Rontini mengatakan, kedua tersangka yang diamankan masih dalam pemeriksaan intensif di Satuan Narkoba Polresta Jayapura. Keduanya diancam dengan tindak pidana yang melanggar Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 yang melanggar pasal 109 dan 111 dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 2 miliar.

“Untuk membongkar jaringan penyelundup miras lokal ini, tidak menutup kemungkinan melalui Polda Papua akan bekerjasama dengan Polda Sulawesi Utara,” ungkap Rontini. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.