Disepakati Ulama, Santri Kawal Cara Mufakat untuk Pilih Rois Aam PBNU

Kompas.com - 23/06/2015, 22:42 WIB
Lanching sukses Muktamar NU ke-33 di PWNU Jatim. KOMPAS.com/Achmad FaizalLanching sukses Muktamar NU ke-33 di PWNU Jatim.
|
EditorFarid Assifa
SURABAYA, KOMPAS.com - Model pemilihan Rois Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, Agustus, nanti masih menjadi perdebatan di kalangan warga NU. Sejumlah elemen santri berjanji akan mengawal model pemilihan mufakat atau Ahlul Halli Wal'aqdi (Ahwa) karena merupakan hasil Munas Alim Ulama PBNU di Jakarta 15 Juni lalu.

"Sebenarnya model pemilihan Rois Aam sudah tidak perlu lagi diperdebatkan, karena sudah ditetapkan di forum Munas Alim Ulama PBNU untuk memakai sistem Ahwa," kata Koordinator Santri Tulen NUsantara, Deni Mahmud Fauzi, Selasa (23/6/2015) malam.

Pihaknya sebagai warga NU merasa memiliki kewajiban untuk mengawal apapun hasil Munas Alim Ulama.

"Kewajiban itu juga ada pada semua warga NU baik struktur maupun kultur, khususnya semua peserta Muktamar nanti," jelasnya. 

Adanya perdebatan sistem pemilihan, kata dia, tidak luput dari upaya pihak yang berkepentingan dalam pemilihan Rois Aam. Menurut dia, jika pemilihan Rois Aam menggunakan cara voting, justru akan mewadahi kepentingan politik berbagai pihak.

"Karena sudah ditetapkan dalam forum Munas Alim Ulama, maka cara Ahwa diyakini adalah yang terbaik," ujarnya.

Dia bersama elemen warga NU lainnya juga mengaku sudah menjalin komunikasi untuk menyelamatkan forum muktamar ke-33 NU nanti dari campur tangan politik praktik.

Sejumlah kalangan sebelumnya mewacanakan menolak sistem Ahwa, karena dinilai mengurangi legitimasi Rois Aam. Sementara itu, sejumlah nama disebut-sebut bakal bersaing menduduki jabatan ketua umum dan Rois Aam PBNU jelang Muktamar NU. Untuk posisi Rois Aam, antara KH Mustofa Bisri dan KH Hasyim Muzadi (mantan ketum PBNU). Sementara persaingan ketua umum PBNU antara KH Said Agil Siraj dengan KH Solahuddin Wahid (Gus Solah).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Regional
Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Regional
Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Keterisian RS Covid-19 di Bogor Meningkat dan PSBB Diperpanjang

Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Keterisian RS Covid-19 di Bogor Meningkat dan PSBB Diperpanjang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2020

Regional
Beri Kejutan Istri, Crazy Rich Surabaya Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun di Perempatan Jalan

Beri Kejutan Istri, Crazy Rich Surabaya Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun di Perempatan Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

Regional
Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Regional
Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Regional
Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Regional
Dokter RSUD RA Kartini Meninggal Dunia akibat Covid-19

Dokter RSUD RA Kartini Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Bayi yang Ditemukan Warga di Sawah Ternyata Dibuang Ibu Kandung

Bayi yang Ditemukan Warga di Sawah Ternyata Dibuang Ibu Kandung

Regional
Kronologi Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19 hingga Dinyatakan Sembuh, Anak Sulung Ikut Terpapar

Kronologi Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19 hingga Dinyatakan Sembuh, Anak Sulung Ikut Terpapar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X