Siapa Pun Pengacara Ibu Angkat Engeline, Komnas PA Tak Akan Gentar

Kompas.com - 18/06/2015, 23:05 WIB
Ketua Komnas Perlindungan Anak,  Arist Merdeka Sirait. KOMPAS.com/SRI LESTARIKetua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.
|
EditorBayu Galih

DENPASAR, KOMPAS.com  Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengaku tak gentar menghadapi siapa pun pengacara yang mendampingi Margriet, ibu angkat Engeline (sebelumnya ditulis Angeline).

Margriet, yang telah ditetapkan sebagai tersangka penelantaran anak terkait kasus Engeline, kini mendapat bantuan pengacara Hotma Sitompoel, pengganti M Ali Sadikin dan sebelumnya Bernadin.

"Saya atau kita ingin membantu. Saya mau katakan bahwa setiap orang punya kewajiban melindungi anak yang membutuhkan pertolongan. Engeline membutuhkan pertolongan kita semua, kalau enggak kita bisa dipidana. Siapa pun pengacaranya (untuk Margriet), saya tak akan gentar," kata Arist Merdeka Sirait, Denpasar, Bali, Kamis (18/6/2915).

Arist menegaskan bahwa pengawalan kasus Engeline bisa dilakukan dengan mendampingi orangtua kandung korban, yang kini dijadikan saksi. Begitu pun upaya menghadirkan saksi lain, yang dianggap Arist butuh pendampingan Komnas PA.

"Saya tidak akan mundur. Karena saya menolong dari hati. Bagi saya, dituntut ke mana pun oleh pengacaranya, bagi saya enggak masalah," ujarnya.

Hotma Sitompoel sempat memberikan keterangan kepada media, yang akan meminta pertanggungjawaban mengenai pernyataan-pernyataan siapa pun yang menyudutkan kliennya (Margriet) tanpa bukti. (Baca: Hotma Akan Tuntut Pihak yang Bicara Sembarangan tentang Margriet)

Pernyataan keras Hotma tetap tidak menyurutkan langkah Komnas Perlindungan Anak dan P2TP2A Kota Denpasar untuk tetap maju mengawal kasus ini. Selain Margriet, polisi menetapkan Agus sebagai tersangka kasus pembunuhan Engeline.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X