Kompas.com - 17/06/2015, 19:00 WIB
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com - Zona I dan II kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, kini terlihat bersih dan rapi. Pasalnya, ratusan pedagang korban kebakaran Sentra Kerajinan dan Makanan Borobudur (SKMB) seluruhnya sudah direlokasi, baik pedagang yang tergabung dalam Kelompok SKMB maupun Forum Pedagang Lesehan (Forples) Borobudur.

Sebelum direlokasi oleh pihak PT TWCB, ribuan pedagang menggelar dagangan di sekitar zona I dan II menyusul musibah kebakaran SKMB pada Oktober 2014 silam. Akibatnya, kawasan terdekat warisan budaya dunia itu menjadi kotor, kumuh dan tidak rapi. Tidak sedikit tanaman hias yang rusak, serta dipenuhi sampah.

Atas kondisi yang memprihatinkan itu, PT TWCB berinisiatif membuat lokasi sementara untuk para pedagang selama proses pembangunan kembali SKMB. Lokasi tersebut dinilai strategis karena terletak di sebelah barat Museum Kapal Samuderaraksa hingga belakang museum Borobudur.

Jalur keluar wisatawan Candi Borobudur pun dialihkan dari sebelumnya melewati Pintu Ngasem (sisi utara Candi Borobudur), kini dialihkan melewati Pintu Kenari (barat Candi Borobudur). Pengalihan ini dilakukan hingga pasar SKMB permanen selesai dibangun.

Proses relokasi pedagang sempat mengalami kendala lantaran tidak semua pedagang, terutama Forples, bersedia pindah ke lokasi sementara. Forples menilai PT TWCB tidak adil karena lokasi sementara yang disediakan tidak sesuai keinginan mereka. Namun setelah melalui berbagai pendekatan dan negosiasi, Forples bersedia pindah ke lokasi sementara.

Kepala Unit TWCB, Chrisnamurti Adiningrum, mengaku sangat menghargai keputusan yang telah diambil para pedagang Forples tersebut. Dirinya juga mengaku lega karena akhirnya win-win-solution bisa dicapai.

“Kami tidak akan mematikan mata pencaharian masyarakat Borobudur. Kami merelokasi para pedagang karena lokasi tempat berjualan Forples sekarang ini merupakan Zona Terlarang. Untuk itu kami merelokasi para pedagang ke lapak sementara sebelum bangunan permanen di Eks SKMB yang terbakar kami bangunkan,“ ungkap Chrisna, Rabu (17/6/2015).

Chrisna menjelaskan sesuai Undang-Undang Cagar Budaya Nomor 11/2010 tentang Cagar Budaya, mengenai prinsip-prinsip Zonasi (pasal 72-73), menyebutkan bahwa zona I atau zona inti merupakan area perlindungan utama untuk menjaga bagian tetpenting cagar budaya, sedangkan zona II atau zona penyangga merupakan area yang melindungi Zona Inti.

Oleh karena itu, dua kawasan tersebut area yang tidak boleh dipakai aktivitas apapun kecuali wisata dan penelitian demi kelestarian cagar budaya warisan raja-raja dinasti Syailendra itu.

“Dari dulu kami sudah sampaikan bahwa bangunan permanen di eks SKMB akan segera dibangun setelah para pedagang baik SKMB maupun Forples mau direlokasi ke lapak sementara. Kami sudah hitung jumlah lapak yang akan kami bangun, untuk SKMB maupun Forples, dan itu jumlahnya sangat mencukupi,” imbuhnya.

Retno Hardiasiwi, Kepala Operasional PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, menambahkan bahwa setelah proses relokasi pedagang selesai, maka selanjutnya akan dilakukan pengundian nomor kios SKMB permanen yang akan ditempati para pedagang. Proses relokasi sendiri dilakukan dalam beberapa tahap yang melibatkan banyak pihak, termasuk aparat Polisi dan TNI.

“Setelah relokasi selesai kami berharap kawasan Candi Borobudur kembali menjadi tujuan wisata yang menyenangkan, aman, dan nyaman bagi wisatawan maupun para pedagang. Lebih dari itu, cagar budaya Candi Borobudur juga akan tetap terjaga nilai estetika dan kelesatariannya,“ ucap Retno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berangkat Haji, Ridwan Kamil Pastikan Pelayanan untuk Jemaah Haji Jabar Berjalan Optimal

Berangkat Haji, Ridwan Kamil Pastikan Pelayanan untuk Jemaah Haji Jabar Berjalan Optimal

Regional
Capai Pembangunan Berkelanjutan di Metro, Walkot Wahdi dan ITERA Diskusikan Teknologi Penjernihan Air Sungai

Capai Pembangunan Berkelanjutan di Metro, Walkot Wahdi dan ITERA Diskusikan Teknologi Penjernihan Air Sungai

Regional
SPS Nobatkan Gubernur Syamsuar Jadi Pemimpin Terpopuler 2022 di Media Arus Utama

SPS Nobatkan Gubernur Syamsuar Jadi Pemimpin Terpopuler 2022 di Media Arus Utama

Regional
Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Regional
Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Regional
Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.