Kasus Angeline, Mendikbud Ingatkan Pentingnya Interaksi Orangtua dan Sekolah

Kompas.com - 11/06/2015, 19:17 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengumumkan Indeks Integritas UN SMP secara nasional di SMP Negeri 1 Kota Magelang, Kamis (11/6/2015). Kompas.com/Ika FitrianaMenteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengumumkan Indeks Integritas UN SMP secara nasional di SMP Negeri 1 Kota Magelang, Kamis (11/6/2015).
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, menyebutkan bahwa seluruh orang dewasa di Indonesia bertanggung jawab atas dengan keselamatan anak-anak meski tidak memiliki hubungan darah dengan mereka.

"Bertanggung jawab artinya peduli. Kalau kita lihat ada anak kecil yang sedang bermain di pinggir jalan, jangan hanya lewat dan bertanya 'siapa sih orangtuanya?'. Tapi semestinya kita berhenti dan memperingatkan 'Nak, jangan main di sini, berbahaya'," kata Anies seusai mengumumkan Indeks Integritas UN SMP secara nasional di SMP Negeri 1 Kota Magelang, Kamis (11/6/2015).

Menurut Anies, jika semua orang dewasa bersikap demikian maka semua kejadian beresiko pada anak-anak bisa ditekan. Selama ini, lanjutnya, orang dewasa lebih banyak yang hanya mendiamkan ketika melihat anak-anak bermain di tempat-tempat yang beresiko tinggi.

Mantan Rektor Universitas Paramadina Jakarta itu juga mengungkapkan pentingnya interaksi atau kemitraan antara orangtua dengan sekolah sebagai upaya mendeteksi lebih dini potensi kekerasan pada anak, seperti kasus yang dialami bocah Angeline di Denpasar, Bali.

Hal semacam ini, lanjutnya, yang melatarbelakangi Kemendikbud untuk membentuk Direktorat Ayahbunda untuk menyiapkan bahan-bahan yang bisa digunakan bagi sekolah-sekolah di Indonesia untuk menjalin kemitraan dengan para orang tua.

Anies menyebutkan bahwa wali kelas menjadi ujung tombak untuk berinteraksi dengan orang tua siswa.

"Jadi kalau anak itu ada masalah di rumah, maka sekolah bisa mendeteksi. Sebaliknya jika anak punya masalah di sekolah, maka orangtua pun bisa mendeteksi dini sehingga diharapkan kasus kekerasan pada anak tidak terjadi lagi," ujar Anies.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.