Beraksi sejak 2001, Sindikat Pemalsu Ijazah Universitas Negeri Baru Terbongkar

Kompas.com - 11/06/2015, 08:59 WIB
Rektor Universitas Syaih Kuala, Syamsul Rizal dan kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidy menunjukkan ijazah palsu yang dijual oleh sindikat pengedar ijazah palsu di Banda Aceh. Polda Aceh berhasil mengungkap sindikat tersebut. *****K12-11 K12-11Rektor Universitas Syaih Kuala, Syamsul Rizal dan kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidy menunjukkan ijazah palsu yang dijual oleh sindikat pengedar ijazah palsu di Banda Aceh. Polda Aceh berhasil mengungkap sindikat tersebut. *****K12-11
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDA ACEH, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Aceh membongkar sindikat pembuat ijazah palsu di Banda Aceh. Ijazah yang dikeluarkan merupakan ijazah milik Universitas Syiah Kuala dengan jenjang strata satu.

Kasus pemalsuan ijazah itu awalnya diungkap oleh tim Kepolisian Sektor Syiah Kuala setelah menangkap seorang calo pembuat ijazah berinisial ZA. ZA mengaku memalsukan ijazah untuk mahasiswa lulusan Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum dengan biaya Rp 13 juta per lembar ijazah.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Husein Hamidy mengatakan, kini aparat kepolisian sudah menahan empat tersangka, masing-masing berinisial AZ (52), yang bertugas menerima order atau marketing, SY (35) selaku orang yang mencetak dan bekerja di salah satu percetakan di Banda Aceh, LF (mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta), dan AM (staf di sebuah kampus swasta di Banda Aceh).

"Dari data yang masih tersimpan dalam disk mereka, masih ada 118 orang yang tercatat akan menerima ijazah palsu ini dan bervariasi, ada yang dari Fakultas Ekonomi dan ada yang dari Fakultas Hukum," ujar Kepala Polda Husein Hamidiy dalam jumpa persnya di Mapolda Aceh, Rabu (10/6/2015).

Polisi, kata Kapolda, juga berencana memeriksa dan meminta keterangan dari sejumlah pembeli ijazah "aspal" tersebut. Senada dengan itu, Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Syamsul Rizal mengaku terkejut dan menyayangkan adanya aksi pemalsuan ijazah atas nama universitas yang dipimpinnya tersebut.

"Ya, sangat disayangkan adanya kejadian ini dan hingga saat ini kami tidak menemukan adanya pegawai di Unsyiah yang terlibat. Namun, jika ada, akan segera diambil tindakan tegas," ujar Syamsul Rizal.

Saat ini, sebut Syamsul Rizal, Unsyiah sudah mengeluarkan ijazah dengan sistem berlapis agar tak mudah dipalsukan. "Ada lima tingkatan lapisan kertas dan sistem proteksi yang cukup kuat untuk ijazah yang kini dikeluarkan Unsyiah dan ini sudah berlaku sejak tahun 2012 lalu. Ijazah palsu yang ditemukan ini memang meniru model ijazah yang lama," kata Syamsul Rizal.

Selain ijazah palsu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, yakni berupa dua unit komputer, satu unit flashdisk, alat pemindai, kertas HVS, printer, ulano, alat sablon, serta 37 lembar ijazah palsu Fakultas Hukum, 81 lembar ijazah palsu Fakultas Ekonomi Manajemen dan Akuntansi, serta satu lembar ijazah palsu Fakultas Teknik. Disebutkan aksi pemalsuan ijazah ini sudah berlangsung sejak tahun 2001 yang lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X