Kompas.com - 10/06/2015, 22:47 WIB
|
EditorBayu Galih

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Prihatin dengan mulai tergerusnya permainan tradisional, Yudi Karyono (52) berangkat ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo. Uniknya, pria warga Panembahan Keraton RT 48/RW 13 ini berangkat ke Jakarta dengan menggunakan egrang.

Yudi Karyono mengaku sudah lama merencanakan berangkat ke Jakarta dengan menggunakan egrang. Rencana itu pun bukan nekat, namun karena Ia ingin mengenalkan kembali permainan tradisional, salah satunya disimbolkan dengan egrang.

"Satu tahun yang lalu ingin ke Jakarta dengan egrang. Ya untuk memperkenalkan egrang kepada masyarakat dan menyampaikan kepada presiden kondisi kebudayaan kita saat ini," kata Yudi Karyono, Rabu (10/06/2015).

Menurut Yudi, kondisi saat ini anak-anak sudah tidak lagi memainkan permainan tradisional. Mereka sudah asik dengan berbagai macam permainan yang menggunakan teknologi modern.

"Saat ini sudah perang budaya. Kondisi ini jangan sampai menggerus kebudayaan bangsa kita. Anak-anak tidak lagi memainkan mainan tradisional," ucapnya.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Yudi lantas memutuskan berjalan menggunakan egrang ke Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Ia mengungkapkan, egrang besi setinggi hampir empat meter itu dibuatnya di tukang las.

Yudi menghabiskan biaya mencapai sekitar Rp 2 juta. Agar tidak aus, di bagian bawah egrang diberi peredam dari karet bekas ban. Tatakan kaki, terbuat dari sandal busa yang dilindungi plat besi.

"Saya lewat jalur utara, lebih banyak pemukiman dan relatif aman. Selain itu misinya kan memperkenalkan permainan egrang dan budaya Indonesia ke masyarakat," ujar Yudi.

Rencananya, sesampainya di wilayah Jawa Tengah, Yudi akan singgah untuk menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Saat pertemuan itu, ia ingin menyampaikan agar memperkenalkan kembali permainan asli Indonesia.

"Saya akan menemui Bapak Ganjar Pranowo agar memperkenalkan dan mempopulerkan kembali permainan tradisional," ucapnya.

Yudi pun tak ingin mengejar target waktu untuk sampai ke Jakarta. Dalam sehari Yudi akan berjalan sejauh 20 kilometer atau sekitar 7 jam. Kemungkinan ia akan tiba di Jakarta dalam waktu satu sampai dua bulan.

"Kan bukan balapan, jadi asal sampai saja dan tujuan bertemu dengan Presiden. Bagaimana pun, pesan melestarikan permainan tradisional ini harus saya sampaikan ke Presiden," kata Yudi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.