Untung Minimal Rp 30 Juta Sebulan, Tempat Judi Bola "Online" Digerebek

Kompas.com - 10/06/2015, 15:04 WIB
KOMPAS.com/ MEI LEANDHA Kepala Satuan Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono bersama Wakasat AKP Victor Ziliwu dan Kanit VC/Judisila AKP T Fathir Mustafa
MEDAN, KOMPAS.com — Polisi dari Unit VC/Judisila Mapolresta Medan menggerebek rumah di Jalan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Rumah itu diketahui menjadi tempat praktik judi bola online.

Agen judi berinisial Ti (37), warga Jalan Gaharu, Medan, diamankan beserta barang bukti dua telepon seluler, buku tabungan dan kartu ATM, uang sebanyak Rp 1 juta, tablet, serta barang lainnya.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat. Warga menyebut Ti sebagai agen judi bola online. Polisi lalu melakukan penyelidikan dan lalu menangkap pelaku. Saat memberikan penjelasan, Aldi didampingi Wakasat Reskrim Polresta Medan AKP Victor Ziliwu dan Kanit VC/Judisila Polresta Medan AKP T Fathir Mustafa.

"Dari handphone-nya didapati sejumlah pesan masuk yang diduga terkait perjudian. Hasil interogasi, pelaku memiliki satu rekening bank untuk menampung uang taruhan para penjudi yang nantinya akan disetor ke seseorang berinisial Ho yang tinggal di Filipina," kata Aldi, Rabu (10/6/2015).


Dari jumlah uang yang ditransfer oleh para pemasang, Ti menerima komisi 10 persen. Pelaku juga bertugas mentransfer uang hadiah bagi penjudi yang menang. "‎Dalam aksinya, Ti juga memanfaatkan sebuah situs untuk menjalankan perjudian tersebut. Dalam sebulan, pelaku untung minimal Rp 30 juta. Pastinya, uang yang dikirim ke Filipina lebih besar. Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membekuk Ho," kata dia.

Praktik judi bola ini sudah berjalan empat bulan dan menerima taruhan untuk semua liga.‎ "Liga Inggris, Spanyol, Italia, bahkan final Liga Champions kemarin juga dipertaruhkan. Pelaku juga merangkap sebagai bandar judi togel. Baru dua minggu dijalaninya, dan pemesanan nomor dari penudi via telepon saja," kata Aldi.

Poker
AKP Fathir Mustafa menambahkan, polisi juga membekuk enam pelaku judi poker dari sebuah warnet di Jalan Pasar III Tuasan, Kelurahan Gluger Darat I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan. Semua pelaku adalah warga Medan. Pelaku Berinisial FD bertugas sebagai operator warnet yang menjual dan membeli chip kepada para pemain dengan harga tertentu.

Pemain yang menang bisa menjualnya kembali. Pemain tinggal membuka akun Facebook masing-masing dan bermain. Pemilik kartu kombinasi tertinggi berhak menjadi pemenang dan bisa menjual chip tersebut ke pihak warnet untuk mendapatkan sejumlah uang.

Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti uang sebanyak Rp 700.000, lima komputer, dan satu kertas berisi catatan. "Para pelaku kami kenakan Pasal 303 ayat (1) ke-1e, 2e KUH Pidana dan Pasal 303 ayat (1) ke-1e, 2e subsider Pasal 303 Bis KUH Pidana," ucap Fathir.

 



EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Regional
Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Regional
Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Regional
Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Regional
Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Regional
22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

Regional
Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Regional
7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

Regional
Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Regional
Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Regional
Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Regional
Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Regional
 Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Regional
Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Regional
Jenazah Bupati Ende Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT: Bantu Orang itu Wajar

Jenazah Bupati Ende Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT: Bantu Orang itu Wajar

Regional

Close Ads X