Selama Bulan Ramadhan, Kompleks Lokalisasi Sarkem Tutup Satu Minggu - Kompas.com

Selama Bulan Ramadhan, Kompleks Lokalisasi Sarkem Tutup Satu Minggu

Kompas.com - 09/06/2015, 21:22 WIB
KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO Papan nama Jalan Pasar Kembang di ujung Jalan Malioboro, Yogyakarta.
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Selama bulan puasa, kompleks lokalisasi prostitusi Sarkem di Yogyakarta akan tutup selama seminggu. Selain itu, PSK yang beragama Islam dan tidak pulang kampung dianjurkan mengikuti shalat tarawih.

"Aktivitas di sini selama bulan puasa akan tutup seminggu pada awal puasa. Itu sudah aturan sejak dulu," kata Sarjono, Ketua RW 3 Sosrowijayan Kulon, Kota Yogyakarta, saat ditemui Kompas.com di lokasi pengajian, Selasa (9/6/2015) malam.

Ia menuturkan, biasanya, selama bulan puasa, para PSK di Sarkem memilih untuk pulang kampung. Namun, ada juga yang tidak pulang. Biasanya, lanjut dia, para PSK tidak pulang karena tidak ada biaya.

"Sudah diumumkan di pertemuan RW, yang tidak pulang dan beragama Islam dianjurkan ikut Tarawih," ujarnya.

Selain itu, aktivitas di Sarkem hanya diperbolehkan setelah shalat Tarawih selesai. Siang sampai petang, mereka tidak diperbolehkan menerima tamu. Meski demikian, pada bulan puasa tahun-tahun sebelumnya, Sarkem memang sepi pengunjung.

"Kalau melanggar aturan-aturan ini, ada sanksinya. Ada denda dan sebagainya. Nanti akan dipanggil ke balai desa dulu," ujarnya.

Menurut Sarjono, saat ini ada 90 PSK di lingkup RW 3 Sosrowijayan, Kota Yogyakarta. Jumlah ini pun terus berkurang setiap tahun.


"Yang di RW ini ada 90 orang. Kebanyakan, mereka di luar. Kalau di luar bisa 100-an orang. Jumlahnya juga terus berkurang karena saya sudah berbicara agar tidak memasukkan mbak-mbak (PSK) lagi ke sini," ujarnya.

EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X