Kompas.com - 09/06/2015, 19:32 WIB
Kementerian Agama dok.KemenagKementerian Agama
|
EditorCaroline Damanik

JEMBER, KOMPAS.comb - Direktorat pendidikan tinggi Islam (Diktis) Kementerian Agama Republik Indonesia menjatuhkan sanksi kepada 40 Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) di seluruh Indonesia. Sanksi itu cukup bervariatif, mulai dari teguran ringan hingga teguran keras.

“Total kampus yang dibawah kami (Diktis) yang diberikan sanksi ada 40 kampus, ada yang diberi sanksi teguran tertulis dengan tingkatan ringan hingga keras,” ungkap Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Amsal Bakhtiar, Selasa (9/6/2015), usai acara dialog peningkatan mutu kelembagaan di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Jawa Timur.

Amsal menambahkan, dari 40 kampus yang diberi sanksi tersebut didominasi perguruan tinggi Islam swasta.

“Kami memberikan teguran untuk dilakukan sejumlah perbaikan. Ada yang kita beri waktu enam bulan bahkan sembilan bulan, kalau tidak ada perbaikan, nanti bisa kita cabut izin operasionalnya. Jadi ini kami lakukan untuk mendisiplikan kampus-kampus yang nakal,” kata Amsal.

Dia melanjutkan, kampus yang diberi sanksi tersebut melakukan sejumlah pelanggaran. Diantaranya, terdapat konflik yayasan dengan rektor kampus, lalu membuka kelas jauh, dan laporan adanya dugaan praktik jual beli ijazah.

“Ada juga laporan yang masuk dari masyarakat, kuliah 2-3 kali tetapi langsung dapat ijazah. Ini sedang kami telusuri kebenarannya, kami sudah buat tim untuk menelusuri dugaan praktik jual beli ijazah. Kalau ada buktinya dan memang benar, kita langsung tutup kampusnya, karena ini pelanggaran berat,” tegasnya.

Amsal berharap, dengan adanya sikap tegas dari Kementerian Agama tersebut, akan ada perbaikan dan peningkatan mutu pada lembaga pendidikan tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami juga terus melakukan pembinaan, agar kesalahan yang sama tidak akan terulang di masa yang akan datang,” ucapnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.