Salurkan Hobi Warga Bandung, Ridwan Kamil akan Bangun Sirkuit

Kompas.com - 07/06/2015, 18:50 WIB
KOMPAS.com/Reni Susanti XTC Indonesia

BANDUNG, KOMPAS.com – Untuk mewadahi potensi warga Bandung yang suka balapan dan otomotif, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan mendirikan sirkuit di Kota Bandung. Hal itu diucapkan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat audiensi bersama XTC Indonesia.

“Beberapa waktu lalu, saya dan sejumlah anggota XTC bertemu dengan Kang Emil. Dalam pembicaraan itu, saya jelaskan bahwa XTC sudah berubah dan Kang Emil menyambut baik hal itu,” ujar Ketua Dewan Penasehat XTC sekaligus Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, Minggu (7/6/2015).

Saat itu, sambung Rendiana, Emil berucap akan melibatkan Ormas XTC dalam mendukung program Kota Bandung. Setidaknya ada tiga hal yang ditawarkan Emil. Yakni menyalurkan kredit melati bagi anggota XTC yang berniat membuka usaha ataupun mengembangkan usahanya. Lalu, berpartisipasi dalam program 1.000 Festival, dengan menciptakan satu festival yang digagas XTC.

“Yang terakhir, untuk mendukung menyalurkan hobi warga Bandung yang suka balap, di antaranya XTC, Kang Emil meminta kami untuk mencarikan lahan yang baik untuk dijadikan sirkuit,” tutur Rendiana.


Secara teknis, lahan untuk sirkuit tersebut belum dibahas. Namun XTC diberi waktu 30 hari untuk mengajukan tempat serta hal teknis lainnya. “Kami nanti akan mempresentasikannya secara lengkap di hadapan Kang Emil. Waktunya, kemungkinan setelah Kang Emil kembali dari Amerika Serikat,” imbuhnya.

Rediana mengaku, pembicaraan soal sirkuit belum begitu detail. Bahkan ia mengaku masih banyak proses lanjutan yang harus dilalui. Salah satunya berkomunikasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai wadah yang menaungi pecinta motor di Indonesia.

“Masih banyak proses lanjutannya. Baru akan diketahui setelah pertemuan lanjutan dengan wali kota. Yang saya tangkap kemarin, untuk sementara, sirkuit yang dimaksud baru sirkuit motor,” tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR, Patrice Rio Capella mengatakan, gagasan Emil terkait sirkuit untuk menampung hobi anak muda bisa menjadi percontohan. Dalam skala besar, pemda di seluruh Indonesia bisa menjadikannya contoh agar hobi anak-anak muda dalam balapan bisa terwadahi dan tersalurkan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorBambang Priyo Jatmiko
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X