Kompas.com - 04/06/2015, 17:29 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
SUMEDANG, KOMPAS.com — Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung memberikan klarifikasi pemberitaan terkait ijazah palsu yang membelit Menteri Pariwisata Arief Yahya. Unpad membenarkan, Arief Yahya mendapatkan gelar doktor dengan predikat cum laude.

"Arief Yahya mendaftar menjadi mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad pada 13 Desember 2010, dan tercatat sebagai mahasiswa baru angkatan 2010 dengan NPM 120 230 1005 08," ujar Kepala UPT Humas Unpad Soni A Nulhaqim dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (4/6/2015).

Soni menjelaskan, yang bersangkutan mengikuti kuliah sejak 2011 dan lulus ujian kualifikasi doktor pada 25 April 2012. Arief menyusun disertasi berjudul "Strategi Bersaing Pengembangan Industri Kreatif Digital di Indonesia Melalui Implementasi Creativity to Commerce Startup Model".

"Tim promotornya saat itu Prof Dr Sucherly MS, Dr Ernie Tisnawati MS, dan Nury Effendi MA PhD," tutur Soni.

Arief diketahui mengikuti Global Advanced Research Conference in Managament & Business (Garcombs) pada November 2012 dan meraih penghargaan The Best Paper pada makalah yang berjudul "The Effect of Unique Resource, Innovation Management, and Partnership on Business Performance at Digital Creative Industry in Indonesia".

Makalah tersebut kemudian dipublikasikan di International Journal of Innovation in Business Vol 2 No 5 tahun 2013. Selain itu, Arief mengikuti berbagai proses kelulusan mulai dari seminar usulan penelitian, seminar telaahan disertasi, ujian naskah disertasi, hingga sidang promosi doktor (SPD) di Grha Sausi Hardjadinata Unpad pada 13 Juni 2014.

Sidang dipimpin Rektor Unpad saat itu, Prof Dr Ganjar Kurnia DEA, dan diuji external examiner, Dr Sapta Nirwandar, yang adalah Wamen Parekraf dan Ketua Umum Ikatan Alumni Unpad.

"Dalam sidang tersebut, Arief Yahya dinyatakan lulus dengan predikat cum laude, dan berhak menyandang gelar doktor. Hingga tanggal 26 Agustus 2014, Arief diwisuda sebagai lulusan terbaik program doktor Unpad. Pada 2 Mei 2015, ia terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Program Doktor Manajemen Unpad," kata dia.

Sebelumnya, Arief Yahya yang kini menjabat sebagai Menteri Pariwisata membantah kabar bahwa dirinya menggunakan ijazah palsu. Arief Yahya mengklaim bahwa dirinya telah lulus dengan predikat cum laude dari Unpad, Bandung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Regional
Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Regional
Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Regional
Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Regional
Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Regional
Bupati Jekek: Dengan 'Telunjuk Sakti' Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Bupati Jekek: Dengan "Telunjuk Sakti" Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Regional
Zona Blok Masela dan Potensi 'Provinsi Prisai' Indonesia

Zona Blok Masela dan Potensi "Provinsi Prisai" Indonesia

Regional
Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Regional
Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.