Kompas.com - 03/06/2015, 12:28 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Menanggapi fenomena munculnya cacing ke permukaan tanah yang membuat resah warga Bantul, DI Yogyakarta, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Surono berpendapat, kemungkinan besar hal itu terjadi akibat perubahan iklim pancaroba.

"Munculnya cacing ke permukaan tanah, kemungkinan besar karena reaksi adanya perubahan cuaca dari musim hujan ke kemarau," ucap Surono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/6/2015).

Surono menuturkan, Kabupaten Bantul memang merupakan wilayah rawan gempa. Pada 1943, pernah terjadi gempa dan kembali terulang pada 2006. Lalu, saat ini, tahun 2015, selama kurun waktu sekitar sembilan tahun apakah energi yang terkumpul sudah cukup untuk terjadi gempa seperti 2006?

Kemunculan cacing-cacing ke permukaan tanah memang sempat dihubungkan dengan bencana gempa pada 2006 lalu. Sebab, kala itu pun, sekitar seminggu sebelum bencana gempa bumi, fenomena yang mirip dengan yang terjadi saat ini pun terjadi.

"Tahun 1943 sampai 2006 sekitar 63 tahun, sementara saat ini 2015. Apakah mungkin dalam kurun waktu yang singkat energi untuk terjadi seperti 2006 terkumpul?" kata Surono.

Menurut Surono, jika fenomena menculnya cacing dikaitkan dengan Gunung Merapi, saat ini aktivitas gunung di perbatasan Jawa Tengah dan DIY ini masih normal. Tidak ada peningkatan aktivitas.

Surono lantas berharap masyarakat Bantul tidak resah dan terpancing dengan isu-isu yang berkembang terkait fenomena munculnya cacing ke permukaan tanah. Namun, masyarakat juga jangan lantas tidak waspada. "Mudah-mudahan hanya respons dari iklim. Masyarakat jangan panik dan resah. Tapi, tetap menjaga kewaspadaan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X