Gubernur: Kalau Ada PNS Berijazah Palsu Kita Gantung

Kompas.com - 01/06/2015, 17:33 WIB
Gubernur Maluku Said Assagaff. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAGubernur Maluku Said Assagaff.
|
EditorCaroline Damanik

AMBON,KOMPAS.com - Gubernur Maluku, Said Assagaff, mengancam akan memberikan sangsi tegas kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Maluku yang terbukti menggunakan ijazah palsu.

“Kalau di Maluku kasus seperti itu ada kita akan gantung, kalau ada di pasti dipecat dong,” ujar Said di Kantor DPRD Maluku, usai menghadiri rapat paripurna istimewa dalam rangka penandatanganan kesepakatan bersama pemekaran sejumlah daearah otonom baru di Maluku, Senin (1/5/2015).

Dia mengungkapkan, surat edaran Menteri PAN dan RB terkait masalah tersebut telah mengisyaratkan bahwa birokrasi pemerintahan harus bersih dari oknum PNS yang menggunakan ijazah palsu.

Terkait masalah itu, dia juga mengaku akan memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk segera mengusut penggunaan ijazah palsu oleh para PNS di Maluku. Jika terbukti ada PNS yang menggunakan ijazah palsu maka sanksi tegas akan diberikan kepada PNS tersebut.


“Saya akan meminta BKD mengusut ijazah semua PNS kalau ada PNS yang pakai ijazah palsu ya sanksinya kalau tidak diberhentikan pasti akan diturunkan pangkat dan jabatannya akan di lepas,” tandasnya.

Menurut dia, selain memberikan sanksi, dia juga menegaskan akan mengumumkan identitas PNS di Maluku yang menggunakan ijazah palsu ke publik untuk diketahui masyarakat.

“Dan tentu akan diumumkan pejabat yang pakai ijazah palsu. Karena orang kalau sudah kerja dengan ijazah yang tidak betul pasti rakyat tidak akan sejahtera,” ujarnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X