Polisi Kejar Aktivis KNPB yang Jadi Pelaku Pengeroyokan Warga di Papua

Kompas.com - 30/05/2015, 04:44 WIB
|
EditorBayu Galih

JAYAPURA, KOMPAS.com – Kepolisian Resor Yahukimo masih mengejar aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang terlibat pengeroyokan. Peristiwa pengeroyokan itu menewaskan seorang warga di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (28/5/2015) kemarin.

Kejadian ini bermula saat dua warga Dekai, Judda (55) dan Iwan Setiawan (20), dikeroyok puluhan aktivis KNPB di Jalan Pasar Baru, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis kemarin sekitar pukul 16.30 WIT. Akibatnya, Judda meninggal dunia setelah mengalami luka parah. Sementara Iwan Setiawan mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan di RSUD Yahukimo.

Kepala Bidang Humas, Kepolisian Daerah Papua, Kombes Patrige Renwarin mengatakan, puluhan aktivis KNPB mengamuk di Jalan Pasar Baru, setelah salah seorang anggota KNPB, Susan Bahapol (23), ditangkap Satuan Reskrim Polres Yahukimo. Dijelaskan Patrige, Susan Bahapol, pelajar SMU Negeri 1 Dekai, tercatat dalam daftar pencarian orang Polres Yahukimo setelah sebelumnya terlibat dalam pengeroyokan perwira Polres Yahukimo, Kompol Marthinus Bahimuda, 24 November 2014 lalu.

Tak terima dengan penangkapan rekannya, jelas Patrige, puluhan anggota KNPB lalu mengamuk menyerang warga di Jalan Pasar Baru. Judda, pegawai APMS Suator, yang kebetulan melintas menggunakan sepeda motor membonceng Iwan, menjadi sasaran amuk massa KNPB.

“Mereka dihadang massa di perempatan jalan Pasar Baru. Menurut Iwan, massa sempat berteriak itu anggota polisi yang pakai motor, lalu menyerang keduanya menggunakan balok. Saat terjatuh Iwan berhasil melarikan diri ke arah ruko,” kata Patrige melalui telepon selulernya, Jumat (29/5/2015).

Menurut Patrige, amuk massa puluhan anggota KNPB dapat dihentikan setelah 2 peleton anggota Polres Yahukimo yang dipimpin Kapolres Yahukimo AKBP Ade Djaja Subagja mendatangi lokasi dan langsung melakukan penyisiran terhadap anggota KNPB.

“Setelah puluhan anggota KNPB melarikan diri, aparat kepolisian langsung mengevakuasi kedua korban pengeroyokan ke RSUD Yahukimo. Namun, nyawa Judda tak tertolong karena mengalami luka yang sangat parah,” ujar Patrige.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasca-kejadian tersebut, aparat kepolisian Yahukimo langsung melakukan patroli mengantisipasi perlawanan balik dari massa KNPB, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Sementara itu, warga Dekai, yang sempat trauma dengan kasus yang lalu, juga melakukan ronda dan tak berani keluar rumah.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.