Sulitnya Cari Satu Laki-laki yang Mau Ikut Program KB...

Kompas.com - 29/05/2015, 16:45 WIB
Petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kota Banda Aceh memperlihatkan jenis alat dan obat kontrasepsi kepada warga Serambi Indonesia/Bedu SainiPetugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kota Banda Aceh memperlihatkan jenis alat dan obat kontrasepsi kepada warga
|
EditorCaroline Damanik

NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Nunukan kalimantan Utara mengaku kesulitan merealisasikan target satu orang laki-laki peserta program KB. Kepala Bidang Keluarga Berencana Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Khairil mengatakan, tak satu pun laki-laki di Nunukan yang mau mengikuti program Keluarga Berencana dengan cara vasektomi.

Hal ini disebabkan masih minimnya pemahaman para lelaki di Nunukan terkait cara KB dengan vasektomi.

“Kemarin ada satu yang berminat, tapi masih butuh penjelasan yang lebih intensif. Kita sering sosialisasi, tapi karena pemahaman yang kurang,“ ujarnya, Jumat (29/5/2015).

Untuk melakukan operasi kecil dalam vasektomi, peserta KB juga harus datang sendiri ke RSU Nunukan. Namun sayang, satu orang dokter yang bisa melakukan operasi vasektomi saat ini masih menjalani sekolah.

Di usianya yang ke-15, Kabupaten Nunukan belum memiliki satu pun warga laki-laki yang mengikuti program KB. Padahal, menurut Khairil, peran laki-laki ikut dalam menjalankan KB bisa membantu suksesnya program ini.

“Meski demikian, harus ada izin dari istri untuk melakukan KB vasektomi. Sementara ini belum ada pria yang ber-KB di Nunukan. Kalau ada bisa jadi leader di lapangan,” imbuh Khairil.

Meski target yang diberikan oleh BKKBN Provinsi Kalimantan Utara hanya satu orang, Pemkab Nunukan kesulitan memenuhi target tersebut.

Sementara itu, target lainnya pengguna alat kontrasaepsi baru sebanyak 12.000 peserta jug akan mengalami kendala. Hal ini disebabkan belum terkirimnya alat kontrasepsi seperti kondom, IUD, implan dan alat konstrsepsi lainnya ke wilayah perbatasan.

“Peserta KB paling tinggi itu pengguna implan, jumlahnya hampir 1000 peserta. Target kita tahun 2015 sebesar 20.000 pesera dari 13.000 peserta KB di tahun 2013. Karena alkonnya lambat dikirim akan mempengaruhi target peserta KB,” pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X