Unjuk Rasa Tanpa Izin di Jayapura, Aktivis KNPB Ditahan Polisi

Kompas.com - 29/05/2015, 03:25 WIB
500-an massa dan simpatisan KNPB menggelar unjuk rasa di Kantor DPR Papua, Kamis (21/5/2015). alfian kartono500-an massa dan simpatisan KNPB menggelar unjuk rasa di Kantor DPR Papua, Kamis (21/5/2015).
|
EditorBayu Galih

JAYAPURA, KOMPAS.com – Sebanyak 47 orang aktivis dan simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) diamankan aparat Kepolisian Resort Kota Jayapura dari sejumlah tempat di Kota Jayapura, Kamis (28/5/2015). Puluhan Aktivis dan simpatisan KNPB diamankan di tiga lokasi berbeda di Kota Jayapura, yakni di Perumnas III Waena, Taman Imbi Jayapura dan Jayapura Utara.

Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Jayapura, Kompol Albertus Andriana mengatakan, puluhan aktivis KNPB tersebut diamankan dari tiga lokasi berbeda karena melakukan unjuk rasa tanpa izin dari aparat kepolisian. Dijelaskan Albertus, pihaknya memang dari awal sudah tidak mengizinkan kelompok ini berunjuk rasa karena tuntutan mereka ingin memisahkan diri dari NKRI.

Selain mengamankan 47 orang aktivis dan simpatisan KNPB, kepolisian juga menyita spanduk sebagai barang bukti.

“Kami sudah melakukan pendekatan persuasif, dan meminta untuk tidak melakukan unjuk rasa. Tapi karena mereka berkeras terpaksa kami amankan,” kata Albertus di Mapolresta Jayapura, Kamis (28/5/2015).

Menurut Albertus, pihaknya masih memeriksa puluhan anggota KNPB yang diamankan untuk memilah siapa yang menjadi penggerak massa atau yang hanya sebagai penggembira saja. “Mereka dijerat dengan Pasal 160 KUHP, melakukan penghasutan melawan pemerintah dan diancam pidana maksimal 6 tahun penjara,” jelas Albertus.

Pembubaran paksa unjuk rasa KNPB di Wamena itu sempat diwarnai perlawanan dari massa dan simpatisan KNPB dengan melempari aparat dengan batu. Namun aksi tersebut tak berlangsung lama, karena jumlah aparat jauh lebih banyak dari massa.

Untuk mengamankan unjuk rasa massa dan simpatisan KNPB untuk mendukung penggabungan Papua dalam Melanesian Spreadhead Group (MSG), aparat kepolisian menurunkan sedikitnya 100 personel gabungan dari Polresta Jayapura, Brimob dan Polda Papua.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X