Polisi Didesak Tangkap Perekam Video Asusila Bocah

Kompas.com - 27/05/2015, 19:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim mendesak polisi memburu pembuat dan pengedar rekaman video asusila yang dilakukan dua bocah. Rekaman video sudah diserahkan kepada polisi untuk dilakukan penyelidikan.

Ketua Divisi Riset dan Data LPA Jatim, Isa Ansori, dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kasus itu ke pihak Cyber Crime Polda Jatim, Rabu (27/5/2015) siang tadi.

"Informasi rekaman video itu sudah kami terima dua hari yang lalu," terangnya.

Dia tidak dapat memastikan dimana video itu dibuat. Namun dari logat bahasa Jawa dalam rekaman, dia menduga, video dibuat di kawasan Jawa Timur bagian barat, dan di kawasan pedesaan.

"Logat bahasa Jawanya sangat kental sekali," terangnya.

Seperti diberitakan, video asusila diperankan oleh dua bocah beredar di tengah masyarakat Sidoarjo, Jawa Timur. Video berdurasi 4 menit dan 8 detik itu dilakukan di pekarangan dengan disaksikan beberapa teman bocah pelaku.

Dalam video itu, perekam sesekali memerintahkan dua bocah itu untuk beradegan seks layaknya pria dan wanita dewasa. 

Kasatreskrim Polres Sidoarjo, AKP Ayub Diponegoro, membantah bahwa aksi asusila itu terjadi di wilayah hukumnya.

"Yang pasti dilaporkan di Polda Jatim, belum pasti tempat kejadiannya di wilayah hukum kami," terangnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X